Fenomena bencana alam di Kebonagung.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Potensi curah hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih bakal berlangsung di Pacitan dalam beberapa hari ke depan. Namun, potensi hujan diperkirakan akan berlangsung secara sporadis.
Terkait hal ini, masyarakat khususnya yang berdomisili di titik pemetaan rawan bencana diminta tetap waspada dan selalu mengikuti rilis yang disampaikan instansi resmi pemerintah. Demikian disampaikan Dianita, Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Senin (10/12).
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
Dianita menegaskan, potensi bencana diprediksi masih cukup tinggi, utamanya di wilayah timur dan tenggara Pacitan. Selain letak geografis wilayah, juga dipicu karakter tanah yang memang tergolong litosol atau berlempung.
Selain itu, tanah gerak juga masih cukup berpotensi. Karena itu dengan telah terbentuknya desa tangguh bencana, diharapkan masyarakat akan lebih teredukasi dalam mengenali bencana serta langkah-langkah yang dilakukan secara mandiri ketika bencana itu datang.
"Kita sudah berdayakan para relawan sampai ke tingkat bawah, baik itu RT maupun kelompok dasawisma. Agar mereka lebih memahami apa dan bagaimana bencana serta langkah-langkah apa yang harus mereka lakukan secara mandiri seandainya benar ada musibah bencana alam," tuturnya.
Menurut Dianita, bencana tak bisa dihindari. "Sebab itu sudah kehendak alam atas kuasa sang pencipta. Sebagai umat yang bermukim di bumi, tentu pemahaman bencana dengan pendekatan keilmuan perlu untuk dipelajari. Hal tersebut sebagai langkah dan upaya meminimalisir terjadinya korban jiwa. Yang terpenting tetap waspada dan selalu berserah diri sama yang di atas. Ikuti dan cermati setiap pemberitahuan resmi dari pemerintah akan perkembangan cuaca," tandasnya. (yun/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




