Khofifah dan Emil bersilaturahim dengan Kiai dan Bu Nyai di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, asuhan Kiai Asep Saifuddin Chalim. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com -Tiba di Surabaya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak langsung bersilaturrahim dengan para Kiai dan Bu Nyai. Silaturrahim itu bertempat di kediaman KH. Asep Saifuddin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Jl. Siwalankerto Utara Surabaya, Kamis (14/2).
Silaturrahim ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukannya setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden RI, Joko Widodo.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
- Hardiknas 2026: Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Jadi Barometer Pendidikan Nasional
- May Day 2026: Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri dan Pekerja
Dalam sambutannya, Khofifah meminta kepada para Kyai dan Bu Nyai untuk mengawal dan membimbing dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
“Kami mohon dikawal, dibimbing para Kyai dan Bu Nyai. Seluruh ikhtiar, kerja keras, dan profesionalisme yang kami miliki tentu akan berseiring dengan ridho Allah. Sukses juga seiring dengan ridho dan izin dari Allah,” ujar orang nomor satu di Jatim itu.
Ia mengatakan, janji-janji kampanye Nawa Bhakti Satya bersama Emil Elestianto Dardak akan segera diwujudkan dalam 99 hari kerja pertama. Salah satunya, ia akan membangun komunikasi dengan ulama dan umat, forkopimda, seluruh bupati dan wali kota se-Jatim.
“Kita harus bersama-sama merasakan bahwa kita memang harus bergandengan tangan. Diikuti dengan terus menghadap kepada Allah SWT,” jelasnya.






