Ikan Paus Sepanjang 11 meter mati membusuk dan terdampar di pantai Bambang, Lumajang.
Asral menduga ikan tersebut sudah mati sebelum mencapai bibir pantai. "Bangkai yang terombang ambing dilautan tersebut terseret ombak hingga ke pesisir dan terdampar di pantai Bambang," katanya.
Asral mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kelestarian laut, karena jika dilihat sebenarnya paus tersebut bisa tumbuh lebih besar lagi. Namun karena pencemaran di lautan, sehingga menyebabkan mamalia terbesar di lautan tersebut mati.
"Untuk ke depannya marilah kita jaga alam kita agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," ungkapnya lagi.
Atas penemuan bangkai ikan paus itu, Kapolres Lumajang akan melakukan penyelidikan. “Kami juga tetap akan melakukan penyelidikan tentang sebab-sebab kematian ikan paus tersebut, apakah ada perburuan ikan paus oleh nelayan atau sebab-sebab lain seperti pencemaran di lautan," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiarto mengatakan, pihaknya bersama perangkat desa akan mengubur ikan tersebut sehingga tidak menimbulkan penyakit. "Kami sepakat bangkai paus segera dikubur supaya tidak menimbulkan bau busuk, karena ukurannya yang sangat besar,” pungkas Agus.
Perlu diketahui ukuran paus yang ditemukan terdampar di pantai bambang, kecamaran Pasirian Lumajang berukuran Panjangnya 11 meter, Tinggi 100 cm, Lebar badan 150 cm, Jenis ikan paus belum diketahui dan ditemukan dalam kondisi mati dan sudah membusuk.(ron)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




