Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama dua pelaku UMKM sukses.
Namun, yang paling penting dari kegiatan ini adalah bagaimana terus mengembangkan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia, khususnya Kota Surabaya. Karena itu, Risma berharap, melalui kegiatan pameran seperti ini dapat mengundang buyer-buyer dari luar Kota Surabaya, bahkan mancanegara.
“Ini adalah ajang untuk menaikkan omzet dan produk mereka untuk lebih dikenal dan dikonsumsi masyarakat. Saya berharap bisa mengundang dari luar Kota Surabaya untuk bisa menjadi buyer dimulai dari event ini,” harapnya.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, Wiwik Widayanti menyampaikan, selama dua hari animo kedatangan masyarakat di luar dugaan. Masyarakat berbondong-bondong datang dari mulai buka sampai tutup masih ramai.
Ia menjelaskan, tahun ini Surabaya Great Expo diikuti 184 peserta dengan 197 stand. Mereka terdiri dari pelaku UMKM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta berbagai sektor pengusaha-pengusaha lain.
“Ada 20-an peserta dari luar Kota Surabaya, seperti NTT (Nusa Tenggara Timur), NTB (Nusa Tenggara Barat), Mataram, dan Sumbawa itu ikut semua,” jelasnya. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




