Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk salah seorang korban selamat KM Santika Nusantara di Terminal Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (24/8/2019). foto: istimewa/ bangsaonline.com
Mantan Menteri Sosial ini juga memastikan bahwa seluruh korban yang selamat pada dasarnya dalam keadaan sehat dan baik. Karena perjalanan panjang, ada yang merasakan pusing, lelah juga trauma karena beberapa jam dengan pelampung di atas laut. Seluruh korban tersebut selama di kapal patroli Chindamani untuk evakuasi telah mendapatkan layanan yang cukup baik dan bekal makanan yang cukup selama perjalanan dari Masalembu menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
"Per kamar, saya tanya keadaan mereka, mereka menjawab dalam keadaan sehat dan baik. Kemudian, makanan cukup? mereka menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Masalembu yang telah menyiapkan pakaian dan makanan, bahkan sampai melimpah," ujarnya.
Terkait penanganan para korban tersebut, wanita yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan RI ini menjelaskan, bahwa sejak kemarin dirinya telah berkoordinasi dengan Dirut RSUD Dr. Soetomo untuk stand by di Pelabuhan Tanjung Perak. Tujuannya untuk berjaga-jaga seandainya ada korban yang perlu dirujuk.
"Sampai sekarang belum ada yang dirujuk, karena para korban dalam keadaan sehat. Hari ini pun tenaga medis RSUD Dr. Soetomo pun stand by, termasuk Ambulans jika suatu saat dibutuhkan,” katanya.
Gubernur Khofifah juga memastikan, jika ada korban yang perlu dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, maka seluruh pasien tidak akan terbebani oleh biaya pengobatan, selama pengobatan tersebut dilakukan di RSUD Dr. Soetomo.
Usai melakukan wawancara dengan sejumlah awak media, Gubernur Khofifah lantas menuju kedalam ruang tunggu penumpang di dalam Pelabuhan Tanjung Perak, guna menemui kembali para korban yang selamat, yang berjumlah sebanyak lima puluh tiga orang.
Kedatangan orang nomor satu di Jatim ini pun disambut hangat oleh para korban, yang saat itu sedang menikmati nasi kotak yang disediakan oleh pemprov.
Sembari menyapa para korban, Khofifah juga memberikan pengganti transport kepada kelima puluh tiga korban tersebut, dimana masing-masing korban mendapat Rp. 500.000,-. Para keluarga korban meninggal juga diberikan santunan uang duka sepuluh juta rupiah bagi warga Jawa Timur.
Berdasarkan informasi dari SAR Surabaya, KM Santika Nusantara dengan rute Surabaya-Balikpapan ini terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Kamis (22/8) malam lalu. Selain membawa penumpang, kapal ini juga mengangkut puluhan kendaraan dari berbagai jenis.
Adapun perkembangan terakhir yang diterima, data korban KM
Santika Nusantara yang sudah dievakuasi Tim SAR gabungan, per Sabtu (24/8)
pukul 10.00 WIB adalah sebagai berikut :
1. Dievakuasi KM Dharma Fery 7 = 64 orang Selamat
2. Dievakuasi KM Spill Citra = 23 orang Selamat
3. Dievakuasi KN Cundamani ke Tg Perak = 53 orang Selamat
& 3 orang MD
4. Dievakuasi KM Putra Tunggal 8 ke Kalianget = 161
5. Posisi masih di Masalembu = 5 orang
Total yg Dievakuasi = 308 orang. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




