Satu unit pesawat udara jenis CN 235 MPA dan satu unit helikopter dari Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) ikut serta dalam upaya pencarian.
"Dari data terbaru yang didapat hasil operasi SAR gabungan, bahwa jumlah total penumpang sebanyak 309 orang, dengan keterangan 301selamat, 3 meninggal dunia, dan 5 orang lagi masih dalam proses evakuasi dari Masalembo menuju Surabaya. Namun KRI KST-356 dan KRI AMY-351 tetap melaksanakan patroli untuk pengamanan navigasi laut, sebab sampai hari ke-3 pasca kejadian bangkai KM. Santika Nusantara belum dapat ditemukan," terang Kol Laut (P) Lukman Kharis, Komandan KRI Karel Satsuit Tubun, seperti rilis yang dterima BANGSAONLINE.com, Senin (26/8/2019) siang.
Lukman juga menambahkan, pihaknya akan tetap melaksanakan patroli demi keamanan navigasi pengguna laut lainnya, meski semua korban sudah dievakuasi ke Surabaya.
"Patroli laut akan tetap kita laksanakan sebagai upaya pengamanan dan pencarian terhadap bangkai kapal, hingga ada perintah lebih lanjut dari pimpinan TNI AL," pungkas Lukman. (pen/dev)

(Helikopter digunakan sebagai upaya penyelamatan apabila ditemukan korban selama operasi SAR)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




