Suasana keributan saat gelaran Karnaval di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Kamis (29/8) kemarin.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Karnaval di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, berujung ricuh. Karnaval yang digelar Kamis (29/8/2019 siang itu diwarnai baku hantam antara peserta karnaval dengan penonton.
Video kericuhan ini bahkan sempat viral di berbagai media sosial. Dalam video terlihat peserta pawai menggunakan pakaian serba hitam, mirip setelan jas. Mereka terlihat terlibat keributan dengan seseorang yang berada di tengah kerumunan.
BACA JUGA:
- KAI Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang di Blitar Demi Keselamatan
- UNU Blitar Bebastugaskan Dosen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
Berdasarkan rilis yang disampaikan Polres Blitar, peserta karnaval yang terlibat keributan tersebut adalah peserta parade seni dari rombongan Lingkungan Kauman Kelurahan Babadan. Dari keterangan saksi, hal ini diketahui dari identitas kendaraan yang dipergunakan. Barisan tersebut nampak menggunakan kostum setelan jas warna hitam dan kemeja warna putih.
Keributan terjadi karena kesalahpahaman. Saat itu korban bersama kedua rekannya sedang berada di pinggir jalan saat rombongan pawai melintas. Kemudian terjadi keributan antara rombongan pelaku dengan barisan peserta yang ada di depannya. Korban yang saat itu sedang menonton di pinggir jalan dikira anggota rombongan yang sempat ribut dengan rombongan pelaku. Hingga rombongan pelaku menghujaninya dengan pukulan.
Selain karena kesalahpahaman, polisi menduga aksi tawuran ini juga dipicu pengaruh alkohol. Hal ini diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

(Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




