PDIP Jatim Uji 126 Bakal Calon Kepala Daerah

PDIP Jatim Uji 126 Bakal Calon Kepala Daerah Bakal calon Wali Kota dan Walil Wali Kota Surabaya yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim. foto: ist.

“Berkasnya akan tetap kami kirimkan ke DPP sana, tapi dengan catatan pada saat fit and proper test mereka tidak hadir. Nah bagaimana terus kemudian apakah ini ada penilaian, ya nanti yang menilai di DPP yang adil seperti itu,” imbuhnya.

Sebelum DPP memberikan rekomendasi, sudah tentu pihaknya juga akan melakukan survei terhadap seluruh bakal calon yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran. Pasalnya, hasil survei dari 12 lembaga survei yang sudah bekerja sama dengan PDI Perjuangan itu akan menjadi pertimbangan utama keluarnya surat rekomendasi dukungan pencalonan di pemilukada mendatang.

“Biasanya DPP juga akan memanggil lagi nama-nama calon yang hasil surveinya bagus dan berpotensi menang. Kemudian mereka disuruh mengikuti sekolah kader PDI Perjuangan, baru kemudian rekomendasi turun. Jadi prosesnya masih panjang,” jelas Kusnadi.

Diakui Kusnadi, daerah yang paling banyak peminatnya adalah Kota Surabaya. Tercatat ada sebanyak 7 bacawali dan 11 bacawawali yang mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan. Begitu juga latar belakang bakal calon sangat beragam.

“Perlu diingat, bahwa penjaringan dan penyaringan ini bersifat gratis alias tidak dipunggut biaya. Termasuk untuk survei akan ditanggung partai biar tidak membebani bakal calon. Tapi kalau sudah dapat rekomendasi, yo balekno ta lah. Survei itu biayanya kan juga besar, jadi harus dikembalikan,” kelakar pria murah senyum ini.

Disinggung soal target kemenangan, Kusnadi mengaku hanya mematok target 13 kemenangan dari 19 kabupaten/kota yang menggelar pemilukada serentak tahun 2020. “Kami reaistis dan tidak mau muluk-muluk dalam mematok target kemenangan,” tambahnya.

Sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah incumbent terlihat hadir dan mengikuti fit and prper tes. Di antaranya, dr Faida (Bupati Jember), Raharto Teno Prasetyo (Wali Kota Pasuruan), Yusuf Widiatmoko (Wabup Banyuwangi), KH. Abdul Muqit Arief (Wabup Jember). Selain itu juga nampak pendaftar nonincumbent, seperti Lia Istifhama, Dwi Astutik, Dyah Katarina, Haris Purwoko, dan masih banyak lagi. (mdr/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO