Koalisi dan Pastikan Usung Nadlir sebagai Cabup, PPP dan PD Gresik Jaring Sosok Cawabup

Koalisi dan Pastikan Usung Nadlir sebagai Cabup, PPP dan PD Gresik Jaring Sosok Cawabup Eddy Santoso dan Achmad Nadlir dalam suatu acara. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PPP dan DPC PD Kabupaten Gresik mulai bergerak menyambut Pilbup Gresik 2020. PPP dan PD tengah melakukan penjajakan koalisi dan menjaring sosok figur bacawabup. Sedangkan untuk figur bacabupnya, dua partai politik (parpol) yang sama-sama mengantongi 3 kursi di DPRD Gresik ini telah mengantonginya.

"Untuk calon bupatinya sudah ada. Dia Ketua DPC PPP, Achmad Nadlir. Kami tinggal cari sosok cawabup yang pas disandingkan dengan Pak Nadlir," ujar Ketua DPC PD Gresik, Eddy Santoso kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (28/9).

Menurut Eddy, sosok Nadlir sudah sangat layak maju pada Pilbup Gresik 2020 dengan posisi menjadi cabup. Dia dianggap berpengalaman dan mampu memimpin Gresik ke depan. Demikian juga dari sisi finansial, Nadlir juga bisa dibilang siap.

"Berapa pun biaya yang dibutuhkan secara matematik untuk bisa memenangkan Pilbup, Pak Nadlir sudah siap. Saat ini, kami tinggal cari sosok cawabup yang pas disandingkan Pak Nadlir,"sambungnya.

Selain itu, tambah Eddy, PD dan PPP juga tengah membangun koalisi dengan parpol lain. Langkah ini dilakukan lantaran kursi PD dan PPP baru 6 kursi, belum mencukupi persyaratan 20 persen atau 10 kursi.

"Makanya, kami akan koalisi dengan parpol lain untuk memenuhi persyaratan itu," pungkasnya.

Sementara Ketua DPC PPP, Achmad Nadlir mengaku siap maju pada Pilbup Gresik 2020 sebagai cabup. Termasuk mempersiapkan segala infrastruktur yang dibutuhkan. Baik finansial, penggalangan dukungan massa, dan kendaraan parpol yang cukup sesuai kuota yang disyaratkan.

"Apa yang saya lakukan dengan PD ini adalah bagian dari infrastruktur yang kami siapkan," katanya.

Nadlir mengklaim telah mendapatkan modal awal dukungan massa riil antara 80 - 100 ribu. Dia juga yakin dukungan tersebut akan terus naik. (hud/ns)