Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG). foto: ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo membuat langkah cepat untuk menghindari adanya pelajar yang ikut aksi turun ke jalan dan melakukan demo menolak UU KPK dan RUU KUHP.
Bersinergi dengan Bupati Gresik dan Forkopimda, Kapolres mengundang para Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat ke kantor Pemkab Gresik, Rabu (2/10). "Mereka kami kumpulkan dan kami ajak deklarasi," ujar Kapolres kepada sejumlah wartawan, Selasa (1/10).
BACA JUGA:
- Sinergi Kapolres Gresik dan Formagam, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat
- Polres Gresik Ringkus Perampok Bersenpi Penembak Warga di Driyorejo,5 Pelaku Lain DPO
- Polres Gresik Periksa 3 Saksi Usai Bocah Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu
- Bocah 6 Tahun di Menganti Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu, Polres Gresik Lakukan Penyelidikan
Menurut Kapolres, deklarasi itu mengajak para siswa SLTA se-Kabupaten Gresik agar tak ikut-ikutan demo. "Kami akan berikan arahan dan deklarasikan siswa SLTA tak boleh turun jalan untuk ikut demo. Kami akan minta kepala sekolah dan gurunya ikut mengawasinya," ungkapnya.
Kapolres mengungkapkan, deklarasi seperti ini adalah yang pertama kali di Indonesia. "Kami berharap bisa berjalan dengan baik," harapnya.
Dalam kesemaptan itu, Kapolres juga mengajak kepada wartawan yang tergabung dalam KWG agar membantu Polres Gresik menjalankan program promoter. "Salah satu program promoter Pak Kapolri adalah membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan wartawan," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




