SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Dua inovasi pelayanan publik Polresta Sidoarjo yang telah dilaunching 4 Desember 2018 lalu, yakni Smart Driving Test dan Jenguk Nyaman, Senin (4/11/2019) pagi, ditinjau Forkopimda Kabupaten Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo Saiful Illah, mencoba langsung uji praktik SIM dengan metode Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT) yang menggunakan 29 sensor ultrasonik, serta sensor suara pada lokasi ujian praktik yang bekerja memantulkan suara kendaraan atau benda yang melintas melebihi garis akan menghasilkan suara.
BACA JUGA:
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Polresta Sidoarjo Salurkan 100 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah
Karena alat tersebut terhubung dengan sirine yang terpasang dengan tujuan untuk menghindari adanya penyimpangan dalam ujian lapangan untuk mendapatkan SIM.

"Kami mengapresiasi inovasi publik Smart Driving Test dalam pengurusan SIM di Polresta Sidoarjo, karena lebih transparan dan lebih valid sebab kesalahan kita dalam ujian praktik telah terdeteksi dengan sensor ultrasonik," ujar Bupati Sidoarjo Saiful Illah.
Selain Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Usman juga melihat langsung bagaimana kinerja Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT). Ia mengapresiasi inovasi publik berbasis IT yang dibuat oleh Polresta Sidoarjo, yang menurutnya sudah jauh lebih maju dan modern pelayanan masyarakat yang ada di Polresta Sidoarjo.
Rombongan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo bersama organisasi masyarakat tersebut, dilanjutkan dengan peninjauan ke layanan publik Jenguk Nyaman Polresta Sidoarjo.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




