"Mana panitia? Saya minta pemutaran film ini dihentikan!" teriak pria bersorban putih itu.
Ia ngotot agar panitia menghentikan pemutaran film itu. Ia menilai pemutaran film tersebut akan melupakan sejarah kekerasan pada 1965.
"Dalam film ini ada proses rekonsiliasi antara keluarga korban dan keluarga pelaku. Mereka saling memaafkan. Itu sama saja melupakan sejarah kekerasan PKI pada waktu itu," ujarnya.
Menurutnya, kekejaman PKI pada 1965 tidak patut untuk dimaafkan.
BACA JUGA:Bom Siap Meledak, Dua Pimpinan Pondok Gontor, Kiai Zarkasyi-Kiai Sahal, Dikepung Tentara PKI
TAGS:pki










