Panitia Festival Niki Songgoriti memberikan keterangan pers.
KOTA BATU, HARIAN BANGSA.com - Among Tani Foundation (ATF) bekerja sama dengan masyarakat Songgoriti akan menggelar Festival Niki Songgoriti, Senin (6/1) hingga Sabtu (11/1), di area Candi Supo, Songgoriti.
"Festival Niki Songgoriti merupakan kelanjutan dari penghargaan Waranugraha Among Desa Award yang dilaksanakan oleh ATF. Dalam konteks ini, ATF hanya berperan sebagai fasilitator dari segi konsep, pengemasan, dan teknis profesional," ujar Ali Akbar, Humas Among Tani Foundation (ATF), Sabtu (4/1).
BACA JUGA:
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
- Wisata Mikutopia Kota Batu Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Disebut Kejar Momen Libur Lebaran
- Kejari Kota Batu Usut Dugaan Korupsi Kios Pasar Among Tani, 12 Pedagang dan ASN Diperiksa
Ali Akbar menjelaskan, Festival Niki Songgoriti merupakan event yang menguatkan identitas asli Songgoriti. Pasalnya, dalam acara ini ditampilkan potensi kebudayaan, kearifan lokal, dan pariwisata. Event ini melibatkan peran pelaku kebudayaan, seni, dan pariwisata di Kota Batu.
"Tentu digelarnya event ini bertujuan untuk mengangkat kembali Songgoriti yang dahulunya menjadi primadona Kota Batu dan dapat berkelanjutan di desa lainnya serta dapat mengangkat potensi wisata dan ekonomi," ungkap Ali.
Rangkaian acara Festival Niki Songgoriti sendiri antara lain bersih lingkungan, pasar rakyat, pagelaran reog, kuda lumping, kirab tumpeng, dan gunungan, wayang kulit, kompetisi jangan pedas, pengajian Gus Gendeng, lokal band, dan kesenian tradisional.
"Ada juga kegiatan sulap, pantomim, dan cerita yang disampaikan secara langsung di jalanan," terangnya.






