Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ruko yang berfungsi sebagai warung soto di Perum Citra Sentosa Mandiri Blok A/04, Jambangan, ludes terbakar, Selasa (11/2) dini hari. Bangunan seluas 75 meter persegi yang diteruskan usahanya oleh Aris Wahyudi (36) tersebut diduga terbakar karena korsleting listrik.
Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmi menjelaskan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Awalnya, lima karyawan yang menginap di TKP mengetahui asap membumbung di lantai atas. Mereka kemudian meminta bantuan dengan melapor pemadam kebakaran.
BACA JUGA:
- Gudang Pakan Ternak di Sidoarjo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
- Area Pabrik Plastik Seluas 4 Ribu Meter Persegi di Sukodono Sidoarjo Terbakar
- Kebakaran Pondok Pesantren Al-Barokah, BPBD Sidoarjo Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
- Diduga Korsleting pada Sistem Kelistrikan, Mobil Mitsubishi Outlander di Sidoarjo Terbakar
“Laporan kebakaran diterima melalui telepon sekitar pukul 03.00,” cetusnya, Selasa (11/2).
Sementara itu, satu unit mobil damkar dan petugas PMK Candi tiba di TKP sekitar pukul 03.10. Setelah dilakukan evakuasi, petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 03.50.
Menurut keterangan karyawan, tidak ada kelalaian yang menyebabkan kebakaran. “Sebab sejak warung tutup tidak ada tanda penyebab kebakaran terjadi,” bebernya.

Dalam kejadian yang ditaksir kerugian mencapai Rp 50 juta tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, semua isi warung hangus terbakar. Yaitu, tujuh unit motor meliputi, satu motor Vario, satu motor Jupiter, tiga motor Honda C70, dan dua motor Supra. “Sisanya alat-alat dan properti isi warung soto tersebut,” terangnya.
Saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima karyawan tersebut. Yaitu, Rafli, Rohim, Krisna, Aan, dan Angga. Kelima karyawan tersebut beralamat di Lumajang.
Hal itu dilakukan guna menyelidiki secara pasti kejadian yang menimpa warung soto milik Aris Wahyudi warga Perum Grend Royal Regency blok J1-09, Wage, Taman. “Perlu identifikasi lebih mendalam untuk mengetahui penyebabnya,” pungkasnya. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




