Hasil pengecekan terakhir sebanyak 13 motor rusak. Terdiri dua unit motor terbakar, 6 terbakar sebagian, lalu 5 unit tertinggal di TKP.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi menyampaikan data terbaru dampak bentrok supporter di Kota Blitar saat laga semifinal Piala Gubernur 2020 antara Persebaya Vs Arema FC.
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan berdasarkan hasil pengecekan terakhir, sebanyak 13 motor rusak. Rinciannya, dua unit motor terbakar habis, kemudin enam terbakar sebagian, lalu lima unit tertinggal di lokasi kejadian.
BACA JUGA:
- Remaja Putus Sekolah Dijajakan Layani Hidung Belang di Kota Blitar, 5 Mucikari Diamankan
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Sudah Ditutup Permanen, Perlintasan Kereta Api di Srengat Blitar Kembali Telan Korban Jiwa
"Yang ditinggal ini ada yang rusak ringan, namun bukan terbakar. Ada yang terbakar sedikit. Motor ini mungkin ditinggal lari pemiliknya karena takut. Semua milik suppoter, bukan milik masyarakat sekitar. Kita sedang cek karena kondisinya ada yang sudah tinggal kerangka," ungkap Leonard, Rabu (19/2/2020).
Pihaknya tetap akan menelusuri pelaku di balik aksi anarkis tersebut. Saat ini Satreskrim Polres Blitar Kota tengah melakukan penyelidikan dengan pengumpulan keterangan dan barang bukti.
"Tetap kita telusuri, kami sedang bekerja. Nanti informasi kita serap untuk bahan penyelidikan lebih lanjut. Tentunya akan ada sanksi hukum jika pelaku tertangkap. Kemarin kami tidak langsung melakukan penangkapan karena kami fokus memisah agar chaos tidak semakin meluas," jelasnya.
Sementara korban tercatat ada tiga orang. Rinciannya satu orang supporter Arema FC asal Tulungagung mengalami patah tulang, lalu satu suporter Persebaya asal Tambaksari Surabaya mengalami luka di kepala, kemudian satu orang mengalami luka ringan di bagian kepala.
"Korban luka yang kami update ada tiga. Yang satu patah tulang warga Tulungagung simoatisan Arema. Yang kedua luka di kepala sudah ditangani di rumah sakit. Dan langsung kembali tadi malam. Korban kedua ini warga Tambaksari Surabaya, simpatisan Bonek. Yang satu lagi luka ringan diobati di ambulans," pungkasnya. (ina/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




