Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 140 Knalpot Brong Hasil Operasi Pekat

Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 140 Knalpot Brong Hasil Operasi Pekat Pemusnahan Miras dan kenalpot brong hasil operasi Pekat.

KOTA BLITAR,BANGSAONLINE.com - Polres Blitar Kota memusnahkan sekitar 2.000 botol minuman keras (miras) dan 140 knalpot brong hasil penindakan selama Operasi Pekat dan Operasi Keselamatan Semeru sebagai langkah menekan potensi penyakit masyarakat menjelang Idulfitri.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan oleh jajaran kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil razia yang dilakukan petugas dalam beberapa waktu terakhir.

“Pemusnahan minuman keras dan juga knalpot brong ini merupakan hasil dari Operasi Keselamatan Semeru dan juga Operasi Pekat. Jumlah minuman keras yang dimusnahkan kurang lebih dua ribuan botol, sedangkan knalpot brong sekitar 140 unit,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun Operasi Pekat telah berakhir, seluruh jajaran kepolisian tetap diminta meningkatkan upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran agar terus mengeliminir semua potensi penyakit masyarakat,” katanya.

Selain itu, kepolisian juga bersiap menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan digelar pada 13–25 Maret 2026.

Operasi ini difokuskan untuk memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.

Kapolres menjelaskan tema Operasi Ketupat tahun ini adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada upaya menjaga situasi tetap kondusif selama masyarakat merayakan Lebaran.

“Tidak hanya fokus pada arus mudik dan arus balik, tetapi juga bagaimana aparat bersama instansi terkait serta dukungan masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama perayaan Idulfitri,” jelasnya.

Di wilayah Blitar, peningkatan volume kendaraan umumnya terjadi saat momentum Lebaran. Karena itu, aparat memberi perhatian khusus pada sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

Beberapa lokasi yang diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan di antaranya kawasan Pertigaan Tugu Rante dan Perempatan Desa Kalipucung. Kepolisian menyiapkan langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di titik-titik tersebut. (tri/van)