
FRANKFURT, BANGSAONLINE.com – Berondongan peluru dimuntahkan di dua bar hisap shisha, di kota Hanau, 25 km ke arah Timur Frankfurt, Kamis (20/2/2020) dini hari tadi, waktu setempat. Ini mengakibatkan 11 orang tewas.
Sebelumnya, Jumat lalu, tempat pementasan komedi Turki di Berlin, juga diberondong peluru.
Hanau, yang terletak di Barat Daya Jerman, sekitar 20 km (12 mil) Timur Frankfurt, memiliki populasi sekitar 100.000 jiwa.
Kejadian ini membuat aparat mengerahkan semua kemampuan untuk mengejar pelaku. Dan di waktu subuh, polisi sudah mengepung rumah tersangka. Terjadi baku tembak. Ketika polisi berhasil menyerbu masuk, ditemukan satu tersangka meninggal, sementara yang lainnya terluka.
Menurut media setempat, delapan atau sembilan tembakan dilepaskan ke bar shisha Midnight di Heumarkt di pusat kota.
Awalnya, sebuah kendaraan gelap terlihat meninggalkan tempat kejadian. Segera setelah itu, tembakan dilayangkan ke bar shisha kedua - Arena Bar & Café di Kurt-Schumacher-Platzin, distrik Kesselstadt barat.
Polisi awalnya mengatakan delapan orang tewas, tetapi kemudian memperbarui angka itu untuk mengatakan bahwa sembilan orang telah tewas dalam dua serangan itu. Dan yang terakhir, angkanya mencapai 11 korban tewas.
Setidaknya lima orang diyakini terluka parah dalam serangan itu. Tidak jelas apakah kematian kesembilan korban adalah salah satu dari mereka yang terluka sebelumnya.
Anggota parlemen federal Hanau, Katja Leikert, menyebut serangan itu sebagai "skenario mengerikan" dalam tweet. Ia mengucapkan "belasungkawa yang tulus" kepada para korban.
Wali Kota Claus Kaminsky, mengatakan itu adalah "malam terburuk yang bisa dibayangkan".
Laporan penembakan datang, hanya beberapa hari setelah satu orang ditembak mati dan empat lainnya terluka di luar tempat musik Berlin.
Penembakan di ibu kota Jerman terjadi Jumat lalu di dekat Tempodrome, yang menjadi tempat acara komedi Turki pada malam itu. Motif di balik serangan Berlin masih belum jelas.