Teguh Santoso dan jajaran foto bersama Arumi Emil Dardak.
Sebagai pilot project di Kabupaten Pasuruan, perwakilan BKKBN Jawa Timur telah membentuk sekolah orangtua hebat kepada ayah atau ibu yang mempunyai anak balita selama 3 bulan, 13 kali pertemuan yang berdasarkan 8 fungsi keluarga dan menekankan pemahaman orangtua mengenai tumbuh kembang anak.
Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak mengungkapkan, pihaknya dengan senang hati bekerja sama dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Kader KB dalam menyukseskan program Bangga Kencana di lapangan. Bahkan jika BKKBN Jatim mempunyai program tahunan TP PKK siap mendukungnya.
”PKK dengan BKKBN sudah bekerja sama lama, karena kita mempunyai pendekatan dan ruh yang sama seperti pendekatan dalam membangun ketahanan keluarga mencakup kegiatan Taman Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), sampai pada kegiatan Generasi Remaja (Genre)," ungkap istri Wagub Jatim Emil Dardak ini.
Kemudian dalam rangka momentum Pendataan Keluarga 2020, Arumi juga menyatakan siap untuk menyukseskan dalam pendataan di lapangan. Selain itu pula, gerakan penanaman kembali tanaman empon-empon dan toga disambut gembira. "Kita bisa kerjakan bersama-sama dengan menemukan formulasinya bersama PKK di Kampung KB," tandasnya.
Saat ini, BKKBN bersama PKK berkomitmen mewujudkan Program Prioritas Nasional dengan menurunkan angka stunting dan memperhatikan psikologis anak-anak.
"Selain itu juga kerekatan psikologis dan perhatian orangtua akan mempengaruhi mental anak-anak dalam merefleksikan segala tindakan di lingkungannya. Ini yang menjadi prioritas kita bersama," pungkasnya. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




