Kamis, 28 Mei 2020 12:11

​Hindari Virus Corona, Ribuan Santri Tebuireng Dipulangkan Bertahap

Rabu, 25 Maret 2020 09:42 WIB
Editor: MA
​Hindari Virus Corona, Ribuan Santri Tebuireng Dipulangkan Bertahap
KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin). foto: istimewa

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, memutuskan memulangkan ribuan santri ke rumahnya masing-masing untuk menghindari sebaran virus Corona atau Covid-19. Namun, para santri itu akan tetap mengikuti pelajaran karena para ustadz atau guru mereka memberikan tugas secara online.

Kenapa santri dipulangkan? Ustadz Ahmad Said Ridlwan, salah satu koordinator santri di komplek Salaf Pesantren Tebuireng, menyebutkan di grup WhatsAap (WA) wali santri, karena faktor bahaya virus. Sedang santri berjubel. Menurut dia, ini keputusan final Gus Kikin sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng.

“Semua santri diizinkan pulang, baik di zona merah maupun di zona hijau. Baik yang luar Jawa maupun di Jawa,” tulis Ustadz Ahmad Said Ridlwan menjawab pertanyaan para wali santri di grup tersebut. Rabu (25/3/2020). Ia juga mengatakan, bahwa keputusan itu berdasarkan Rapat Koordinasi Pengurus Pembina Pondok Putra Pesantren Tebuireng, Selasa (24/03/2020).

Semula PesantrenTebuireng hanya akan memulangkan para santri yang wilyahnya tidak masuk zona merah. “Kalau yang di zona merah kita tidak memaksakan pulang. Kegiatan santri kita sedang susun. Mudah-mudahan tidak ada kevakuman di pondok,” kata Gus Kikin kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (24/3/2020) malam.

Namun, rapat terakhir pengasuh (Gus Kikin) bersama para pengurus Pesantren Tebuireng memutuskan memperbolehkan semua santri pulang, termasuk yang rumahnya masuk wilayah zona merah.

Memang, semula banyak wali santri yang minta agar anaknya tetap di pondok dan tak dipulangkan. Terutama para santri berasal dari luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan lainnya. Begitu juga para santri yang wilyahnya masuk zona merah. Mereka merasa lebih aman jika anaknya tetap berada di pondok. “Kalau di rumah anak-anak pasti masih berinteraksi dengan teman-temannya di kampung. Kalau di pondok mereka bisa tetap mengaji dan mengikuti pelajaran,” kata salah satu wali santri.

Namun penyebaran virus corona yang cenderung cepat, akhirnya Gus Kikin bersama pengurus memutuskan memulangkan mereka. Lalu bagaima teknis pemulangan mereka? Pesantren Tebuireng akan melakukan secara bertahap dan ketat.

Selama dua hari ini  Pesantren Tebuireng mengatur pemulangan santri dari wilayah Jawa Timur. Mereka ini wajib dijemput oleh orang tua atau keluarganya.

Sedang untuk pemulangan santri wilayah Jakarta, Jateng, Banten dan Jabar menggunakan bus yang sudah disediakan pondok. Pesantren Tebuireng menyiapkan 14 armada bus lewat tol. Setiap bus ada dua orang penanggungjawab yang akan mengawal para santri.

“Walisantri dimohon mematuhi jadwal penjemputan yang sudah ditentukan. Boleh pulang ke rumah saudara, dengan catatan dijemput dan telah dikonfirmasi ke walisantri,” tulis Ahmad Said Ridlwan. “Santri hanya boleh keluar pondok jika walisantri sudah tiba di tempat penjemputan (parkir Makam Gus Dur),” katanya. Menurut dia, pengurus juga menyiapkan surat pengantar (surat izin pulang) resmi dari Pesantren Tebuireng. Dan surat inilah yang menjadi pegangan legal kepulangan santri.

Sementara untuk pemulangan santri luar Jawa akan dibahas lebih lanjut. (MA)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...