RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE. com - Satu warga Kabupaten Pamekasan, Madura, yang baru datang dari Malang dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan kini dirawat di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Ia ditetapkan PDP lantaran mengalami gejala yang mengarah ke virus Corona.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat. Ia mengungkapkan, PDP tersebut dirawat di RSUD Pamekasan sejak Ahad (19/4) malam.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
"Hari ini swab spesimennya akan kami ambil dan akan dikirim ke Kemenkes RI Jakarta," jelas Syaiful Hidayat, Senin (20/04/20).
Syaiful menjelaskan, PDP tersebut berinisial M dan masih berusia 17 tahun, berjenis kelamin laki-laki. Mulanya, kata Syaiful, PDP pulang kampung ke Pamekasan setelah bekerja di Malang.
Setibanya di Pamekasan, PDP tersebut langsung di-tracing (dilacak) dan diawasi oleh Satgas Covid-19 setempat. Sekitar beberapa hari berlalu, ternyata PDP tersebut mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19.
"Gejalanya demam dan batuk. Doakan saja semoga negatif virus corona," harapnya
Sekadar informasi, hingga 19 April 2020, di wilayah Kecamatan Pamekasan Kotaterdapat sebanyak 574 Orang Dalam Risiko (ODR), 14 Orang Dalam Pemantauan, dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). (yen/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




