Sabtu, 15 Agustus 2020 05:45

Kalungi Korban dengan Celurit, Begal di Leces Probolinggo Tewas Didor Polisi

Minggu, 17 Mei 2020 20:36 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Andi Sirajudin
Kalungi Korban dengan Celurit, Begal di Leces Probolinggo Tewas Didor Polisi
Jasad Dullah, pelaku begal saat di kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. Kali ini, korbannya adalah sepasang suami istri (pasutri) bernama Hosnawiyah dan Alimun warga Dusun Krajan, Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/5) dini hari.

Beruntung, aksi begal itu digagalkan polisi. Polisi yang mengetahui aksi begal itu berhasil melumpuhkan satu pelaku begal dengan timah panas. Pelaku bernama Dullah langsung tewas di tempat akibat luka tembak yang dialaminya.

Data yang dihimpun menyebutkan jika aksi begal itu terjadi di Jalan Kiai Sekar, Desa Leces. Pelaku yang bernama Dullah dan rekannya yang saat ini masih buron, menghadang korban.

Korban saat itu memang melintas dengan motor matic warna hitam waktu pulang dari berjualan di pasar desa setempat. Pelaku yang sudah mengincar korban langsung menghadang dan mengalungi korban dengan celurit atau senjata tajam yang dibawa pelaku.

Polisi yang memang sudah mengendus aksi pelaku langsung mendatatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kedua pelaku memang terlihat mondar-mandir di tempat kejadian dengan berjalan kaki. Saat itu, polisi yang sedang melintas curiga jika salah satu pelaku adalah pelaku kriminalitas.

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan melalui Kapolsek Leces, Iptu Ahmad Gandi, menegaskan kedua pelaku memang telah dicurigai polisi. Menurutnya, keduanya telah berpapasan dengan polisi yang hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku penadah.

"Pelaku menghentikan laju kendaraan korban dan merampas uang yang dibawa oleh korban. Sempat terjadi tarik-menarik dan salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah korban laki-laki,” ujar Iptu Gandi.

Mengetahui kejadian itu, tambah Gandi, petugas bergegas mendekati lokasi dan berusaha untuk menghentikan tindakan pembegalan yang dilakukan kedua pelaku. Salah satu pelaku sempat melemparkan bondet ke arah polisi, namun gagal mengenai sasaran.

“Sebelum kejadian ini, Gabungan Timsus dan Polsek Leces hendak menangkap pelaku penadahan. Dalam perjalan menuju lokasi, petugas berpapasan dengan dua pelaku curas, yang salah satunya sudah dikenali. Merasa curiga, kami membuntuti pelaku, ternyata benar, mereka merencanakan aksi kejahatan,” imbuh dia.

Dinilai membahayakan, lanjut Gandi, petugas lantas melakukan penembakan ke arah pelaku dan mengenai keduanya. Salah satu pelaku, Dullah, meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan satu pelaku lainnya melarikan diri. “Yang kabur masih dalam penyisiran kami,” ujarnya.

Jasad Dullah, selanjutnya dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk kepentingan penyelidikan. Sementara barang bukti yang diamankan polisi di antaranya sebilah senjata tajam, uang Rp 10 juta hasil kejahatan, 2 buah jimat dan HP milik pelaku. Selain itu, juga ada motor milik korban. (ndi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...