Warga saat menjalani rapid test. (foto: ist).
Menurut Suminarto, sejumlah 40 orang peserta rapid test ini merupakan kontak erat dari salah satu pasien positif Covid-19 berkategori OTG (Orang Tanpa Gejala) yang ternyata sangat supel bergaul.
"Ini anak muda. Sebelum hasil swab keluar, dia kan beredar bertemu banyak teman. Sangat gaul. Makanya kontak eratnya jadi banyak," terang Suminarto.
Kali ini, isolasi mandiri tahap kedua mulai dilaksanakan sejak 25 Mei 2020. Isolasi mandiri pertama, dilakukan karena adanya 4 pasien positif pada tanggal 13 Mei 2020 yang kini sudah selesai. Sejumlah 5 RT di Kelurahan Tempurejo yang melakukan isolasi mandiri, yaitu RT 11 dan RT 7 sejumlah 32 KK, RT 2 sejumlah 24 KK, RT 3 sejumlah 1 KK, dan RT 5 sejumlah 22 KK.
Selama masa isolasi mandiri, bantuan dari Pemkot Kediri dan Si Jamal akan diberikan kepada warga terdampak yang kebanyakan memang buruh harian. Ketika tidak bekerja, maka tidak ada pemasukan sama sekali.
"Selain itu, ada juga donasi dari warga sekitar yang punya rezeki berlebih. RT setempat aktif bergerak untuk mengumpulkan donasi khususnya bagi keluarga yang anggota keluarganya banyak, sehingga sembako cepat habis," pungkas Suminarto. (uji/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




