Sabtu, 15 Agustus 2020 05:13

​Pilwali Blitar 2020: PKS, Golkar, Hanura Sudah Pasti Gabung PKB, Demokrat dan PPP Masih Tarik Ulur

Kamis, 25 Juni 2020 14:23 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pilwali Blitar 2020: PKS, Golkar, Hanura Sudah Pasti Gabung PKB, Demokrat dan PPP Masih Tarik Ulur
Pasangan Henry-Yasin.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Peta politik jelang pemilihan Wali Kota Blitar 2020 samar-samar mulai terlihat. Terkini, PKS, Golkar, dan Hanura dipastikan bakal berkoalisi dengan PKB mengusung pasangan Henry Pradipta Anwar (Putra Mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar) dengan Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar, Yasin Hermanto.

Yasin Hermanto menjelaskan, PKS, Golkar, dan Hanura sudah pasti berkoalisi dengan PKB. Sementara dua partai lainnya, yakni PPP dan Partai Demokrat masih tarik ulur untuk menyatakan berkoalisi dengan PKB.

"Koalisi jelas yang gabung dengan kami ada tiga partai, di antaranya PKS, Golkar, dan Hanura. Untuk PPP masih hitung-hitung, Demokrat juga masih hitung-hitung," terang Yasin, Kamis (25/6/2020).

Secara hitung-hitungan kursi di DPRD, PKB memiliki empat kursi. Sedangkan untuk bisa mengusung calon sendiri di Pilwali Blitar 2020, minimal harus memiliki lima kursi di DPRD, sehingga PKB perlu membangun koalisi untuk mengusung pasangan calon sendiri. Namun dengan bergabungnya PKS, Golkar, dan Hanura dipastikan rencana DPC PKB Kota Blitar mengusung calon wali kota dan wakil wali kota bakal berjalan mulus. Pasalnya, PKS di parlemen memiliki satu kursi, sementara Golkar dua kursi.

Meski diterpa isu tak sedap terkait penolakan pasangan Henry-Yasin maju dalam Pilwali Blitar 2020 oleh para sesepuh dan kader senior, Yasin optimis rekomendasi DPP PKB tetap akan turun untuk pasangan tersebut. Yasin menyatakan, sampai akhir dia akan tetap istiqomah mengikuti keputusan DPP PKB.

"Pada dasarnya nanti akan tahu semua siapa yang merestui Mas Henry, siapa yang merestui saya. Nanti semua akan terbuka sendiri. Saya yakin semua akan mengerti siapa yang ada di belakang pasangan ini. Wait and see, kita menunggu rekom semua di Jawa Timur nanti turunnya bareng," tegasnya.

Sementara itu, PDIP dipastikan akan berkoalisi dengan Gerindra mengusung pasangan Santoso-Tjujuk Sunarya. Kepastian ini dibeberkan Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi saat datang ke Kota Blitar beberapa waktu lalu. Kata Kusnadi, keduanya dipastikan telah mengantongi rekomendasi dari DPP PDIP untuk bertarung dalam Pilwali Blitar 2020.

"Untuk Kota Blitar itu Pak Santoso sama Pak Tjujuk Sunaryo. Siapa Pak Tjujuk Sunaryo? Dia adalah kader dari Gerindra. Jadi kita kerja sama sama Gerindra," ujar Kusnadi.

Dia menambahkan, Santoso yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Blitar dan Tjujuk Sunarya yang merupakan Kader Gerindra sudah pasti mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. Tinggal menunggu surat resminya saja.

"Saya sudah dipanggil ke DPP dan yang diturunkan memang itu, cuma secara fisik memang belum. Jadi ya sudah pasti. Kecuali ada tsunami mungkin bisa berubah, kita gak tahu," pungkasnya. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...