Ilustrasi.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, mengumumkan tambahan 1 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, Rabu (1/7). Yaitu 1 orang warga Desa Bendo, Kecamatan Pare.
Namun, warga Desa Bendo tersebut telah meninggal dunia tanggal 28 Juni 2020, sebelum hasil swab-nya keluar. Sebelumnya, pasien tersebut dirawat di RSKK (RSUD Kabupaten Kediri) di Pare.
BACA JUGA:
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
- CJH Tertua 105 Tahun Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Kediri Titip Pesan Saling Jaga
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
"Kasus ini merupakan klaster baru dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan tracing untuk menelusuri riwayat pasien tersebut," kata dr. Chotib.
Pada hari yang sama, dr. Chotib menyampaikan juga ada 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh. Yaitu 1 orang warga Desa Titik Kecamatan Semen, dan 1 orang warga Desa Tulungrejo Kecamatan Pare. Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab terhadap keduanya terkonfirmasi negatif dua kali berturut-turut.
"Dengan demikian, saat ini terdapat 203 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri dengan rincian, 143 orang dirawat, 46 orang sembuh, dan 14 orang meninggal," pungkasnya. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




