Anggota Komisi I DPRD saat menggelar hearing dengan DPC Abpednas Trenggalek. foto: HERMAN/BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Puluhan orang perwakilan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Trenggalek mendatangi DPRD Trenggalek guna menyampaikan aspirasi, Jumat (3/7).
Kedatangan mereka langsung diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Trenggalek dan anggota. Mereka kemudian menggelar rapat dengar pendapat (hearing) di Aula Gedung DPRD Trenggalek.
BACA JUGA:
- DPRD Trenggalek Siap Teruskan Aspirasi 4 Tuntutan Guru PAUD Nonformal
- RDP Komisi IV DPRD Trenggalek Tampung Aspirasi PPG Prajabatan soal Prioritas Calon Tenaga Guru
- Ratusan Anggota Koperasi Madani Datangi DPRD Trenggalek, Tuntut Audit dan Pengembalian Dana
- DPRD Trenggalek Soroti Kisruh Tambang PT Djawani di Ngentrong: Diduga Ada Komitmen Tak Dipenuhi
Rokhani, Kepala Bidang Humas DPC Abpednas Kabupaten Trenggalek dalam keterangannya menyampaikan bahwa kedatangannya di gedung dewan ini untuk menyampaikan keluh kesah yang dialami oleh para BPD se-Kabupaten Trenggalek.
"Jadi, hari ini kita minta hearing pada Komisi I Bidang Pemerintahan untuk menyampaikan keluh kesah kondisi BPD secara umum di Kabupaten Trenggalek," kata Rokhani saat dikonfirmasi usai hearing.
Dijelaskannya, keluh kesah yang dimaksud dalam hal ini adalah BPD selama ini sering dianggap sebelah mata oleh pemerintah desa. BPD tidak pernah diajak berembuk ketika pemerintah desa hendak menghasilkan produk aturan desa.
"Jadi, contohnya ketika menghasilkan produk-produk desa seperti Perkades atau APBDes dan lain-lain, itu BPD hanya teken saja, tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan draft-draftnya," ungkap Rokhani.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




