Para pengunjung saat menunju ke kawah Gunung Bromo.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Obyek wisata gunung Bromo rencananya akan dibuka kembali untuk para wisatawan. Hanya saja, pengunjung yang datang akan dibatasi.
Hal ini disampaikan Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo - Tengger - Semeru (TNBTS), John Kenedie kepada wartawan, Minggu (5/7). “Dalam waktu dekat ini wisata Bromo akan dibuka kembali,” tandasnya.
BACA JUGA:
- KONI Kabupaten Probolinggo Cairkan Reward Rp1,1 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim
Menurut dia, rencana wisata internasional itu akan dibuka kembali untuk pengunjung, setelah pihaknya melakukan koordinasi dan rapat koordinasi dengan empat kepala daerah. Karena Bromo tidak hanya masuk wilayah Probolinggo saja, melainkan juga masuk wilayah Pasuruan, Lumajang, dan Malang.
“Jadi nanti ada pembatasan kouta pengunjung sebesar 20 persen,” katanya.
Kuota 20 persen pengunjung tersebut, yakni 178 orang per hari di Pananjakan, Kabupaten Pasuruan; 28 orang di Bukit Cinta, Kabupaten Pasuruan; 86 orang per hari di Bukit Kedaluh, Kabupaten Pasuruan; 347 orang per hari di Sabana Teletubbies, Kabupaten Probolinggo; dan 100 orang per hari di Mentigen, Kabupaten Probolinggo.
“Meskipun wisata Bromo nanti dibuka kembali, namun kita tetap memberlakukan aturan sesuai dengan protokol kesehatan dengan ketat,” tandasnya. (prb1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




