Rabu, 12 Agustus 2020 18:39

Ngaku Kiai dan Gendam Nenek 80 Tahun, Oknum Perangkat Desa Ditangkap Polisi

Senin, 13 Juli 2020 17:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Salimullah
Ngaku Kiai dan Gendam Nenek 80 Tahun, Oknum Perangkat Desa Ditangkap Polisi
Ketiga komplotan tukang gendam akan meringkuk di tahanan Mapolres Batu.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Seorang oknum perangkat desa di salah satu desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, diringkus jajaran Polres Batu usai melakukan aksi gendam (hipnotis) kepada nenek 80 tahun. Aksi itu dilakukan di depan toko kardus Jalan Brantas Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (7/7) lalu.

Ia ditangkap polisi bersama dua temannya setelah melakukan gendam dua buah cincin emas milik korban seberat 5 gram dengan taksiran harga sekitar Rp 7 juta.

Namun aksinya itu terekam CCTV. Akhirnya dalam satu kali 24 jam, polisi berhasil meringkusnya di lokasi yang berbeda.

Pelaku yang berstatus perangkat desa ini berinisial MAL (50) warga Dusun Terate Desa, Karang Sentul RT 001 RW 008 Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Ia melakukan tindakan kriminal dengan rekannya yang bernama DF (49) warga Desa Ranggeh RT 002 RW 002 Kelurahan Ranggeh Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan.

Pelaku berikutnya MS (55) warga Dusun Grinting RT 001 RW 006 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Dari tiga orang pelaku, petugas berhasil mengamankan satu unit mobil Suzuki Ertiga yang diketahui milik rental, satu buah kopiah, satu buah baju taqwa dan satu buah sarung yang digunakan untuk melakukan kejahatan,” kata Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama, Senin (13/7) siang di Mapolres Batu.

Menurut Kapolres Batu, peristiwa itu terjadi ketika korban selesai berbelanja di depan toko kardus Jalan Brantas Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, Kota Batu. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba ada sebuah mobil pelaku dan berhenti. Salah satu pelaku berinisial MAF kemudian bertanya kepada korban letak lokasi Pasar kota Batu.

“Selanjutnya pelaku menyuruh korban mendatangi pelaku lainnya yang berinisal DF sambil berkata 'nggih pun jenengan bejo ten kiai/gus'. Setelah itu korban menghampiri pelaku DF dan MS. Kedua pelaku itu lalu mendoakan korban agar dapat naik haji, dijauhkan dari penyakit, dengan syarat harus menyiapkan uang Rp 2.000 untuk disumbangkan ke masjid,” kata Harviadhi.

Dalam aksinya, pelaku DF memang menyamar sebagai kiai yang mempunyai doa sakti. Saat itulah, pelaku diminta melepaskan dua cincin emas yang dipakai korban. "Setelah itu cincin tersebut diberikan ke DF selaku kiai atau gus untuk didoakan," jelasnya.

Saat korban lengah dua cincin emas itu oleh DF diganti dengan dua uang receh yang dibungkus dengan tisu dan dimasukan ke kresek lalu diberikan kepada korban. Setelah itu pelaku masuk ke dalam mobil, dan pergi meninggalkan korban.

"Saat ini tiga pelaku ditahan di Polres Batu dan dijerat pasal 372/378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara," pungkasnya. (asa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...