Soal Dugaan Upaya Kriminalisasi, Pelapor Dua Jurnalis di Banyuwangi Akhirnya Minta Maaf

Akan tetapi pertemuan itu berbuntut pada laporan dugaan pemerasan. Awalnya di cafe tersebut Teguh dan Margito ngobrol santai dengan Murni. Beberapa saat kemudian Murni menyodori amplop berwarna coklat yang diletakkan di atas meja tanpa ngomong sesuatu apapun. Kemudian, Murni bergegas pergi meninggalkan mereka dengan alasan lagi tidak enak badan.

Beberapa saat kemudian, oknum anggota GMBI yang saat itu juga berada di sana menghampiri Margito dan langsung menuduh mereka melakukan pemerasan, meski amplop yang berada di meja tersebut belum ada yang menyentuh sama sekali karena Teguh sedang mengetik berita melalui ponselnya.

Tidak berselang lama, polisi yang memang sudah stanby di lokasi langsung menghampiri mereka berdua dan membawanya ke Polsek Giri untuk dimintai keterangan.

"Saya sempat kaget ketika tahu-tahu 3 oknum GMBI datang dan menuduh saya melakukan pemerasan hingga menyeret saya. Sementara teman saya Teguh sedang mengetik berita, barulah saya sadar bahwa saya dijebak karena saat pertemuan dari awal dengan Murni, saya tidak pernah meminta atau membicarakan masalah uang," kata Margito.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: