Rabu, 23 September 2020 13:36

Pilwali Pasuruan 2020: Aktivis Formasi Kasih Tuntut Kedua Bapaslon Adu Program, Bukan Saling Fitnah

Rabu, 16 September 2020 19:27 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fuad
Pilwali Pasuruan 2020: Aktivis Formasi Kasih Tuntut Kedua Bapaslon Adu Program, Bukan Saling Fitnah
Aktivis Formasi Kasih (dari kiri) Hanan, Lujeng, Totok, dan Yono. (foto: ist).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Para aktivis yang tergabung dalam Formasi Kasih (Forum Masyarakat Sipil untuk Kepemimpinan yang Bersih) angkat bicara terkait 'perang' antar pendukung paslong di media sosial jelang Pilkada Kota Pasuruan 2020.

"Kami inginkan masyarakat tak disuguhi berita hoaks, fitnah, juga polemik tak menyehatkan," tegas Koordinator Formasi Kasih, Lujeng Sudarto kepada BANGSAONLINE.com di Taman Kota, Kota Pasuruan, Rabu (16/9/2020) siang.

"Demokrasi harus menyodorkan yang riil, bukan karena hasil pencitraan. Pembuktian terbalik yang terbaik, yakni memanfaatkan ruang publik. Saat ini banyak pelintiran di dunia medsos mengarah pada pembuktian pembunuhan karakter. Warga harus dididik hal yang konkret, positif, dan akuntabel, jangan isu ujaran kebencian," cetus Lujeng.

"Ayo kita bangun Kota Pasuruan. Kita tantang kedua bakal pasangan calon, tunjukkan komitmennya. Ayo duduk bersama. Karena ada 2 politik identitas, dan jangan tersandera cukong," tambah Lujeng.

Ia menegaskan bahwa Formasi Kasih pada intinya mendesak agar kedua bakal pasangan calon agar profesional, tidak memberikan informasi hoaks kepada masyarakat.

"Jangan sampai ada permasalahan baru. Keduanya harus melakukan pembuktian terbalik dengan kesadarannya," pungkas Lujeng. 

Senada, Totok Abdurrahman dari LSM Pasdewa menginginkan agar pembuktian terbalik sebelum penetapan. "Kalau mau nyalon dengan niatan untuk membangun jangan ambil keuntungan. Jadi dalam hal ini jangan nyalahno. Berikan pendidikan yang baik pada masyarakat," terang Totok.

Yono, dari LSM Laskar Merah Putih juga menginginkan agar kedua pendukung masing-masing paslon tidak saling menjatuhkan atau black campaign di media sosial. "Kita tantang kedua bakal pasangan calon, jangan aromakan dendam dan permusuhan, tapi tunjukkan profesionalisme," terang dia.

"Kami inginkan kedua bakal pasangan calon menunjukkan program-program yang jelas membangun Kota Pasuruan," pungkasnya. (afa/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...