Jumat, 27 November 2020 14:57

Webinar Bareng Ketua MPR RI, Syafiuddin: Santri Harus Tetap Aktif dan Update Perkembangan Zaman

Selasa, 27 Oktober 2020 19:29 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Webinar Bareng Ketua MPR RI, Syafiuddin: Santri Harus Tetap Aktif dan Update Perkembangan Zaman
H. Syafiuddin, S.Sos., saat menjadi pembicara webinar yang digelar Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Surabaya, Selasa (27/10/2020). (foto: ist)

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - H. Syafiuddin Asmoro, Anggota Komisi V DPR RI berikan apresiasi atas kontribusi santri untuk negeri. Ditegaskan bahwa santri adalah solusi masa depan sebagai pemegang estafet kepemimpinan bangsa di masa akan datang.

Hal ini diungkapkannya saat mengisi webinar Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Surabaya bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, banyak kontribusi yang telah diberikan para santri untuk negara. Baik sebelum kemerdekaan, bahkan setelah kemerdekaan. Terlebih saat ini, banyak politikus yang notabene merupakan alumni santri pondok pesantren.

"Sekarang banyak santri-santri yang berkontribusi, seperti K.H. Ma'ruf Amin wakil presiden kita, Khofifah yang juga merupakan santriwati, serta politikus lainnya yang telah berkontribusi untuk negara," ujarnya.

Oleh karenanya, untuk menunjang hal tersebut dirinya meminta para santri untuk tetap aktif serta update perkembangan zaman, dan melek perkembangan teknologi.

"Ikuti arusnya. Agar kita tahu, arus yang berkembang saat ini baik atau tidak. Nah, kalau kita sudah bergabung dengan arus yang ada, maka kita bisa memanfaatkan arus tersebut untuk diarahkan ke hal yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat," terangnya.

Di sisi lain, pihaknya akan mendorong pemerintah untuk terus melakukan pemberdayaan pondok pesantren. "Hasilnya, Alhamdulillah dalam tahun 2021 akan ada 4 ribu titik rehab pondok pesantren dan 200 titik rehab madrasah, saya bersama Fraksi PKB sangat konsen terkait hal tersebut," ungkapnya.

Ia berharap, santri dapat mengubah mindset-nya, karena pemerintah telah memberikan pengakuan terhadap santri lewat Kepres Nomor 22 Tahun 2015 dan UU Pesantren Nomor 18/2019.

"Jadi mari para santri ini bersatu dan tidak berkecil hati, karena santri adalah sebuah jawaban dan solusi terhadap permasalahan yang kompleks di negara ini," pungkasnya. (Ida/uzi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...