Ketidakpuasan publik itu berimbas besar, terutama pada sektor lapangan kerja. “Banyak pengangguran,” kata Sufyanto menjelaskan salah satu penyebabnya. Padahal, pada masa pandemi Covid-19, masyarakat sangat susah secara ekonomi.
Publik, kata doktor alumnus Unair itu, lalu mencari pemimpin alternatif yang dianggap bisa memberi jalan keluar. Tumpuannya kepada Ikbar, lebih-lebih para milenial. “Mayoirtas milenial ke Gus Barra,” terang Sufyanto.

(Ikfina Fahmawati (kanan), Cak Sodiq (tengah), penyanyi dangdut koplo dan Muhammad Al-Barra (Gus Barra (kiri). Foto: bangsaonline.com)










