Minggu, 24 Januari 2021 06:20

Jelang Akhir Tahun, Serapan Anggaran OPD Pemkab Lamongan Masih 62 Persen

Kamis, 12 November 2020 16:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Jelang Akhir Tahun, Serapan Anggaran OPD Pemkab Lamongan Masih 62 Persen
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Lamongan, Sulastri. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang akhir tahun, serapan anggaran pada APBD 2020 Pemerintah Kabupaten Lamongan masih rendah. Hingga memasuki November 2020 ini, anggaran yang terserap baru 62 persen. Dengan begitu, hingga kini masih ada anggaran yang masih ngendon.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Lamongan, Sulastri mengatakan, memasuki semester akhir, serapan anggaran masih di angka 62 persen.

"Meski masih tergolong rendah, tetapi pada akhir bulan Desember mendatang dipastikan sudah sampai 95 persen," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskannya, untuk memenuhi target tersebut pihaknya memerintahkan OPD untuk memaksimalkan penyerapan anggaran. Selain itu, Sulastri juga mendesak mereka membuat prognosis dengan membuat timeline untuk dilakukan evaluasi kembali.

Dari hasil evaluasi, dikatakannya, memang ada sejumlah kendala yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran. Di antaranya, regulasi yang sering berubah-ubah.

"Bayangkan saja, sehari peraturan yang berubah hingga 3-5 kali, ini yang membuat kita pusing," katanya.

Meskipun tergolong masih rendah, tetapi Sulastri optimistis di akhir tahun nanti target serapan anggaran sebesar 95 persen bisa tercapai. Sebab, biasanya pada November, penyerapan langsung melejit karena baru proses pencairan.

"Insya Allah, karena pada umumnya ini terjadi pada kegiatan fisik yang cukup besar. Kalau nonfisik masih aman," katanya.

Kendati demikian, dirinya tidak memaksakan kepada OPD jika memang tidak mampu memenuhi. Sebab, pelaksanaannya tetap harus sesuai aturan, dan yang lebih ditekankannya adalah kualitas dari penggunaan anggaran tersebut.

"Yang penting bisa dipertanggungjawabkan, jika tak mampu diserap, di Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) juga tidak masalah. Untuk apa serapan tinggi, tapi kualitas pengerjaan kita rendah," pungkasnya. (qom/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...