Kamis, 03 Desember 2020 17:19

Matangkan Persiapan, KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Simulasi Coblosan dan Penghitungan Suara

Sabtu, 21 November 2020 11:15 WIB
Editor: .
Wartawan: Rochmad Saiful Aris
Matangkan Persiapan, KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Simulasi Coblosan dan Penghitungan Suara
Zainul Arifin, Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM saat memperagakan adegan menyerahkan surat suara ke pemilih.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mematangkan persiapan coblosan 9 Desember 2020 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), Sabtu (21/11).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, bisa berjalan sesuai harapan dan sukses. Dalam simulasi ini, seluruh tahapan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, baik para pemilih maupun petugas KPU.

Banyak adegan yang diperagakan dalam simulasi tahapan coblosan. Termasuk penerapan protokol kesehatan, mulai dari pengaturan jaga jarak, pemyemprotan disinfektan bilik suara, penyediaan hand sanitizer, serta pemakaiaan masker.

Termasuk penanganan bila ada pemilih yang tiba tiba jatuh. Bahkan dalam simulasi digambarkan bagaimana jika ada pemilih yang sakit, atau tiba-tiba pingsan. Petugas akan mengambil langkah di lapangan untuk menangani.

Simulasi coblosan pemilihan bupati dan wakil bupati yang bertempat di Taman Anggrek Pungging Kabupaten Mojokerto ini melibatkan semua PPK dan petugas KPPS dari 18 kecamatan, serta 300 relawan pemilih dari masyarakat setempat.

Simulasi diawali saat petugas KPU menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan TPS, lalu dilakukan pengecekan dan disaksikan seluruh anggota dan saksi.

Kemudian pemilih memasuki TPS dengan mencuci tangan, dan melakukan pengecekan suhu tubuh. Lalu pemilih dengan membawa form C pemberitahuan menandatangani daftar hadir. Namum sebelum itu, pemilih memakai sarung tangan sekali pakai. Tujuanya menghindari kontak fisik.

Proses simulasi berikutnya setelah mendaftar, pemilih dipersilakan mencoblos ke bilik yang telah disediakan. Kemudian pemilih diberi tetesan tinta hitam pada jarinya sebagai tanda telah mencoblos. Dalam proses coblosan, petugas KPU juga harus memakai sarung tangan.

Zainul Arifin, Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM menjelaskan, simulasi coblosan ini untuk memberikan gambaran maupun mematangkan serta mengedukasi semua petugas KPU, agar lebih paham dan siap dalam menjalankan tugasnya saat coblosan.

"Coblosan tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun kemarin. Karena masih pandemi Covid-19, semua petugas KPU dan para pemilih harus menaati protokol kesehatan Covid-19. Sehingga, pada coblosan 9 Desember nanti dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan sukses," jelas Zainul Arifin. (ris)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...