Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo, Minggu (29/11). foto: ist/ bangsaonline.com
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan berdirinya Kawasan Industri Halal (KIH) di Jatim akan mendorong perkembangan industri produk halal di Indonesia untuk lebih maju lagi. Ia berharap produk makanan halal di Indonesia tembus sepuluh besar dunia. Saat ini produk fashion halal Indonesia telah masuk kedua terbesar dunia.
Termasuk dalam memproduksi semakin banyak produk halal yang berkualitas baik untuk pasar konsumsi dalam negeri maupun untuk melayani kebutuhan produk halal dunia.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- BHS Salurkan 120 Ekor Sapi Kurban, Sidoarjo Kebagian 9 Sapi dan 1 Kambing
“Jumlah penduduk muslim dunia sangat besar. Menurut Global population (2019), penduduk muslim dunia tercatat 24 persen setara 1,9 miliar orang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, saat ini tercatat 229 juta jiwa. Ini potensi sekaligus peluang yang bisa dimanfaatkan IKM dan UKM asal Jatim untuk menjadi pemain global dalam industri makanan halal,” ungkap Khofifah saat mengunjungi bakal lokasi Kawasan Industri Halal (KIH) Jatim di Safe N Lock Eco Industrial Park, Sidoarjo, Minggu (29/11).
Dalam kunjungannya tersebut, Khofifah mengapresiasi kawasan industri halal yang mengakomodasi IKM dan UKM yang juga mengusung konsep halal industri di Jawa Timur. Dirinya meyakini, impian nyata bagi pelaku IKM dan UKM Jatim bisa segera menjadi kenyataan.
"Hadirnya Kawasan Industri Halal akan mendorong perkembangan industri produk halal di Jatim. Bagi IKM dan UKM, Ini seperti mimpi jadi kenyataan karena tiba-tiba punya peluang, mereka bisa punya pabrik,” kata Khofifah.

Kawasan Industri Halal sendiri adalah suatu area yang dikhususkan untuk produksi dan tempat penyimpanan produk halal. Di mana integritas suatu produk halal dijamin oleh kawasan melalui sistem dan prosedur halal yang ketat.
Kawasan Industri Halal ini merupakan pengembangan kawasan indistri di Safe N Lock berdiri di atas lahan seluas ± 410 hektare. Lahan kawasan industri halal ini direncanakan total 148 hektare. Sebagai pengelola, PT. Makmur Berkah Amanda siap menambah luasan kawasan industri halal, terutama untuk sektor pariwisata, makanan dan minuman, kosmetik hingga kesehatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




