Kamis, 04 Maret 2021 22:32

Setubuhi Anak Tiri, Warga Plemahan Diringkus Tim Buser Polres Kediri

Kamis, 03 Desember 2020 19:36 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Setubuhi Anak Tiri, Warga Plemahan Diringkus Tim Buser Polres Kediri
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono dengan tersangka Kus. (foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tim Buser Satreskrim Polres Kediri berhasil menangkap seorang ayah yang tega mencabuli anak tirinya di Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Kini, si ayah tiri itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di tahanan Polres Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, korban adalah seorang pelajar berinisial UN (18). Selama ini, korban tinggal bersama orang tuanya di Kecamatan Plemahan, yakni ayah tirinya berinisial Kus (65) Warga Kecamatan Plemahan yang menikah dengan ibu kandung korban pada tahun 2014 lalu.

Menurut Kapolres Kediri, dalam kesehariannya, mereka bertiga tidur dalam satu kamar karena rumah mereka hanya ada satu kamar tidur dan satu kamar salat. Selanjutnya pada awal tahun 2019, korban menempuh pendidikan kelas 2 SMA di Malang dan setiap liburan semester dia selalu pulang ke rumahnya.

“Saat pulang, pelaku selalu menggoda dan memanggil korban dengan kata sayang,” kata kapolres, Kamis (3/12/2020).

Selain menggoda, lanjut kapolres, pelaku juga memegang pantat korban setiap kali ada kesempatan dan tidak ada perlawanan. Dari situ, pelaku mulai berani meraba tubuh korban. Menurut keterangan, pelaku akhirnya berhasil memaksa korban untuk bersetubuh sebanyak enam kali, hingga terakhir pada bulan Mei.

“Semua perbuatannya dilakukan di kamar tidur dan pada pagi hari, saat ibunya belanja di pasar. Karena takut, maka korban tidak berani melawan dan bercerita kepada ibunya," ucap Lukman.

Perbuatan pelaku baru terungkap pada Kamis (26/11/2020), sekitar pukul 08.30 WIB, ketika korban berani menceritakan peristiwa yang dilakukan pelaku kepada ibu asuhnya berinisial SA (56) dan kemudian disampaikan langsung kepada ayah kandung korban berinisal HA. Sehingga pada Senin (30/11/2020), kasus itu dilaporkan ke Polres Kediri.

Mendapat laporan, petugas melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan.

“Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas kapolres. (uji/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...