Jumat, 23 April 2021 01:01

Santri Nurul Cholil Bangkalan Gembira Terima Bantuan Bus Santri dari Syafiuddin Asmoro

Sabtu, 12 Desember 2020 19:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Santri Nurul Cholil Bangkalan Gembira Terima Bantuan Bus Santri dari Syafiuddin Asmoro
Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin Asmoro menyerahkan kunci bus secara simbolis kepada Pengasuh Ponpes Nurul Cholil, KH. Hasyim Zubair didampingi perwakilan santri.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan menerima bantuan bus santri dari Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin Asmoro. Bantuan bus santri disambut gembira oleh para santri, Sabtu (12/12/2020).

Dikatakan Syafiuddin Asmoro, pemberian bantuan bus santri ini memang ditujukan untuk perguruan tinggi berbasis santri.

"Bus santri memang diperuntukkan untuk perguruan tinggi berbasis santri. Ini menjadi salah satu bagian dari ikhtiar PKB dan saya di Komisi V untuk memaksimalkan fungsi memperjuangkan pondok pesantren," jelas politikus PKB ini.

Syafiuddin berjanji akan terus melakukan upaya untuk mengembangkan pondok pesantren beserta lembaganya, melalui kemitraan Komisi V, baik itu Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa. 

BACA JUGA : 

Tak Ada Nama Muassis NU, H. Syafiuddin Tolak Kamus Sejarah Indonesia, Usulkan Syaichona Kholil Masuk

Safari Ramadan, Syafiuddin Asmoro Siap Dukung Perempuan Bangsa Dapatkan Posisi Legislatif

Reses Bersama MWC NU Tanah Merah, Syafiuddin Asmoro Janjikan Pembangunan Kantor

Syafiuddin Asmoro Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Yayasan Nurus Shofa

"Karena sampai saat ini, pemerintah belum memaksimalkan bantuan kepada pondok pesantren. Jadi ke depannya akan kami dorong melalui mitra kami," ujarnya.

KH. Hasyim Zubair, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, menyampaikan terima kasih atas bantuan bus yang diberikan Menteri Perhubungan melalui aspirasi Syafiuddin Asmoro.

"Kami ucapkan terima kasih, berkat aspirasi Abah Syafi' kami mendapatkan bantuan bus sekolah ini. Ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi transportasi para santri yang ada di pondok untuk berangkat sekolah yang lokasinya cukup jauh," pungkasnya.

Sementara itu, Abdul Aziz mahasantri asal Kator Timur mengungkapkan jarak antara pondok pesantren dengan Ma'had Aly Nurul Cholil sekira 1 Kilometer. Karena itu, ia bersyukur dengan adanya bantuan bus tersebut.

(Syafiuddin Asmoro bersama KH. Hasyim Zubair (mengemudi), Pengasuh Ponpes Nurul Cholil saat uji obat bus)

"Alhamdulillah, kami dari mahasantri sangat senang sekali. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada menteri perhubungan atas bantuan bus sekolah aspirasi Syafiuddin Asmoro," tandasnya.

"Semoga ke depannya menteri perhubungan dan Syafiuddin diberi kelancaran," pungkasnya. (ida/uzi/rev)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...