Senin, 08 Maret 2021 13:37

Dua Buruh Kebun Karet Terseret Air Bah di Perkebunan Lijen Banyuwangi

Sabtu, 12 Desember 2020 19:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Dua Buruh Kebun Karet Terseret Air Bah di Perkebunan Lijen Banyuwangi
Evakuasi korban terseret air bah.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dua orang buruh kebun terseret air bah di Perkebunan Lidjen Pal Pakis, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (12/12/2020) siang. Satu orang tewas dan seorang lainnya berhasil diselamatkan.

Adapun identitas korban tewas bernama Ratini (53) dan korban selamat bernama Kus (50). Keduanya merupakan warga desa setempat.

Kapolsek Licin, Iptu Dalyono mengatakan, peristiwa itu berawal saat kedua korban bersama dua rekannya yakni, Jumardi (48) dan Poniti (41) hendak pulang usai berkebun melewati saluran air di Petak 1 Perkebunan Lidjen.

"Saat dilewati Jumardi dan Poniti, saluran air itu hanya sebatas mata kaki," kata Iptu Dalyono.

Namun nahas, kata Dalyono, saat korban Ratini dan Kus melewati saluran air itu, tiba-tiba air bah setinggi dada orang dewasa datang menerjang mereka. Keduanya pun terseret dan berteriak minta tolong. Mendengar teriakan tersebut, Jumardi sontak turun kembali dan mencoba menolong mereka.

"Korban Kus berhasil diselamatkan. Sedangkan korban Ratini tidak berhasil diselamatkan dan hanyut terseret air bah yang bercampur lumpur tersebut," ujarnya.

Sekitar 15 menit kemudian, air bah itu pun surut. Jumardi dan Kus yang berhasil diselamatkan dari terjangan air bah itu mencari keberadaan Ratini dengan menyusuri saluran air tersebut.

"Korban Ratini ditemukan 100 meter dari jarak pertama kali terseret air dengan kondisi tak bergerak dan wajah membiru," ujarnya.

Selanjutnya, peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Licin. Tak lama kemudian, petugas datang dan mengevakuasi korban untuk dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan pertolongan.

"Korban Ratini dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter. Diduga saat kejadian, korban tenggelam kurang lebih selama 5 menit lebih. Di dalam saluran hidung korban juga terdapat lumpur yang diduga membuat korban tidak bisa bernapas," terangnya.

Meninggalnya korban murni karena musibah. Pihak keluarga korban pun menerimanya dan segera membawa jenazah korban untuk dikebumikan. (guh/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...