Kamis, 04 Maret 2021 22:59

Disidak Pj Bupati Sidoarjo, Industri Diminta Tambah Fasilitas Prokes

Rabu, 20 Januari 2021 19:26 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Disidak Pj Bupati Sidoarjo, Industri Diminta Tambah Fasilitas Prokes
CEK PROKES: Hudiyono saat sidak penerapan PPKM di sebuah industri di Gedangan, Rabu (20/1/2021). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebuah industri di kawasan Gedangan diminta menambah fasilitas protokol kesehatan (Prokes). Hal itu setelah Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono melakukan sidak dalam rangka penerapan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarkat), Rabu (20/1/2021).

Saat sidak, Hudiyono menemukan kurangnya fasilitas prokes seperti tempat cuci tangan dan thermogun. Cak Hud sapaan akrab Hudiyono akhirnya minta kepada manajemen untuk memperbanyak tempat cuci tangan terutama di pintu pos penjagaan satpam. Karena tempat cuci yang tersedia hanya ada satu.

"Minimal ditambah lagi lima tempat cuci tangan, kalau hanya satu yang ada di pintu pos ini masih kurang nanti malah menyebabkan kerumunan. Termasuk thermogun juga kurang kalau hanya lima, ditambah lagi minimal ada 10 unit," pinta Cak Hud.

Didampingi Camat, Kapolsek, serta Danramil Gedangan, satu per satu dicek mulai dari jalur karyawan masuk ke area pabrik sampai ke tempat kerja. 

"Secara umum industri ini sudah menerapkan protokol kesehatan dan sudah patuh aturan PPKM. Jalan akses masuk dan keluar sudah dipisah. Mereka juga punya aplikasi khusus untuk karyawannya yang bisa mendeteksi. Aplikasi ini semacam E-Hac yang biasa dipakai pemerintah untuk mengecek kondisi penumpang di bandara," ungkap Cak Hud.

Sementara itu, HRD PT Pakarti Riken Indonesia (Parin), Lucy Retnosari mengaku tidak ada persiapan sama sekali dengan kedatangan Pj Bupati Sidoarjo karena tidak ada pemberitahuan.

Lucy akan menindaklanjuti masukan dari Pj Bupati Sidoarjo yang minta agar fasilitas prokes ditambah. Dengan jumlah 800 karyawan, Cak Hud minta ada penerapan physical distancing.

Dari pantauan sidak di lapangan, PT Parin termasuk industri bukan padat karya. Di tempat produksi sudah menerapkan jaga jarak, jarak antar karyawan lebih dari dua meter, pemberlakukan jam kerja juga dilakukan.

PT. Parin menerapkan aturan cukup ketat, setiap pegawai yang memiliki keluhan demam dan batuk termasuk panas tinggi, tidak boleh masuk kerja. Perusahaan ini juga kerja sama dengan rumah sakit swasta di Sidoarjo untuk tes swab kepada karyawan yang diindikasikan gejala Covid-19.

"Akan segera kita tindak lanjuti permintaan Pak Bupati dengan menambah tempat cuci tangan dan thermogun. Perusahaan kami sudah menerapkan prokes cukup ketat, kita juga ada aplikasi khusus untuk mengecek kondisi kesehatan setiap karyawan," papar Lucy. (sta/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...