Sabtu, 19 Juni 2021 09:54

Dugaan Penggelapan SHM, Ibu Rumah Tangga di Jombang Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 21 Januari 2021 16:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Aan Amrulloh
Dugaan Penggelapan SHM, Ibu Rumah Tangga di Jombang Dilaporkan ke Polisi
Tersangka penggelapan beserta SHM saat diamankan di Mapolsek Kabuh.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Diduga melakukan penggelapan Sertifikat Hak Milik (SHM), Julaikah (33), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Dusun Prayungan, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang dilaporkan ke polisi pada Rabu (20/01) kemarin.

Laporan itu dilakukan oleh Suparti (51), pemilik sertifikat tanah yang tak lain masih satu dusun dengan pelaku.

Kapolsek Kabuh, AKP Darmawan mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah yang dilakukan Julaikah. Padahal rencananya, sertifikat tersebut akan digadaikan oleh Suparti ke bank.

“Sekitar bulan November 2019 sekitar pukul 15:00 WIB, Suparti ini akan menggadaikan SHM atas nama suaminya ke BRI. Namun dicegah oleh pelaku, dan bilang 'jangan digadaikan di BRI soalnya ruwet, tak bantu tak carikan gadai di temanku saja, murah bunganya',” ungkap AKP Darmawan.

BACA JUGA : 

Kabur Saat Ditangkap, Spesialis Curanmor di Jombang Ditembak Polisi

Kompak Edarkan Sabu, ​Kakak Beradik di Jombang Diringkus Polisi

Gubernur Jatim Sowan ke Pesantren Lirboyo dan Al-Falah Ploso Serahkan Sertifikat Tanah Pondok

Kesal Istri Digoda, Pria di Jombang Pukul Kepala Tetangga dengan Palu

Karena tergiur, lanjut Darmawan, korban akhirnya menyerahkan sertifikat tersebut ke pelaku untuk digadaikan. Dengan harapan tidak ribet dan dengan bunga yang murah.

“Besoknya, korban menanyakan pada pelaku hasil dari gadai sertifikat tersebut. Namun dijawab oleh pelaku bahwa masih proses dan belum cair. Padahal sertifikat tadi sudah digadaikan ke Ida, di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan sebesar Rp 33 juta,” lanjutnya.

“Ternyata uang tadi dipakai sendiri oleh pelaku tanpa seizin korban. Saat ditanyakan, selalu dijawab belum cair. Korban kemudian melaporkan ke polisi,” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian karena tidak bisa menggadaikan sertifikatnya yang rencananya uang hasil gadai akan digunakan untuk membuat kamar mandi.

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengamankan tersangka beserta barang bukti 1 buah Sertifikat Hak Milik Nomor 1228 atas nama Lamidi (suami korban) ke Mapolsek Kabuh, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (aan/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Gapoktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Gelar Pertemuan, Anggota Gapoktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua, Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 18 Juni 2021 10:01 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...