Jumat, 05 Maret 2021 23:10

Dua Pekan Terakhir, Polres Lamongan Ringkus 7 Tersangka Kasus Narkoba

Kamis, 21 Januari 2021 17:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Dua Pekan Terakhir, Polres Lamongan Ringkus 7 Tersangka Kasus Narkoba
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dan Kasat Narkoba AKP Khusen sedang menunjukkan barang bukti.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Satreskoba Polres Lamongan berhasil meringkus 7 orang tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu dan pil dobel L selama dua minggu terakhir, yakni pada tanggal 1 sampai tanggal 17 Januari 2021.

Ketujuh tersangka tersebut yakni ZW alias Gombal, MA alias Galempo, AG alias Glondor, APW, AP alias Modem, AF, dan seorang anak yang masih di bawah umur. Selain itu, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa 4,01 gram sabu, dan 1.190 butir pil dobel l.

“Saat ini ketujuh tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di mapolres,” tegas Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Kamis (21/01/2021).

Dijelaskan Miko, pengungkapan kasus itu berkat informasi dari masyarakat yang diberikan kepada anggota, baik yang berada di polsek jajaran maupun polres.

“Dari informasi tersebut, kita laksanakan kegiatan penyelidikan dan terungkap ada enam kasus dan tujuh tersangka yang telah ditangani di Satnarkoba Polres Lamongan,” jelasnya.

Miko juga mengapresiasi masyarakat yang turut membantu memberantas peredaran narkoba di Lamongan. Menurutnya, hal iitu menunjukkan kepedulian warga terkait bahaya narkoba.

“Karena 80 persen dari pengungkapan kasus ini merupakan berdasarkan laporan dari masyarakat terkait peredaran narkoba di Lamongan yang telah diterimanya,” ucapnya.

Miko menjelaskan, dari tujuh tersangka yang berhasil diamankan adalah ZW dengan barang bukti sabu seberat 0,48 gram, MA 50 butir pil dobel L, AG 500 butir pil dobel L, APW 180 butir pil dobel L, AP 460 butir pil dobel L, AF 3,53 gram sabu, serta anak di bawah umur.

“Selain itu, kami juga mengamankan uang tunai Rp 1.055.000, 7 buah unit hp berbagai merek, 3 unit sepeda motor, 7 bungkus rokok berbagai merek, 1 kaleng rokok gudang garam warna merah, 3 pak plastik klip kosong, 3 buah skrip dari sedotan, dan 2 buah masker, serta 1 dompet warna coklat,” imbuhnya.

Akibat perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

“Sedangkan tersangka pengedar obat keras datar G jenis pil dobel L kita jerat Pasal 197 dan atau Pasal 106 ayat (1) UU RI No 36 Tahun 2009 dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” pungkasnya. (qom/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...