Tiga Desa di Sidoarjo Bakal Diterapkan PPKM Mikro

Tiga Desa di Sidoarjo Bakal Diterapkan PPKM Mikro Hudiyono memimpin rakor persiapan PPKM Mikro di Pendapa Delta Wibawa, Senin (8/2/2021). foto: ist.

"Karena yang sudah dilakukan saat ini disiplin perorangan, disiplin perusahaan dan disiplin RT. Ini yang akan menjadi treatment positif mengingat banyak masyarakat penderita COVID-19," tandas Cak Hud, panggilan karib Hudiyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, saat ini di beberapa desa di Sidoarjo sangat sedikit yang terpapar Corona.

"Ada yang hanya 10 orang satu desa. Kemudian di breakdown lagi satu rumah ada dua sampai tiga orang. Jadi jumlahnya sangat sedikit. Kami optimistis sudah kuning dan oranye," katanya.

Dia mengatakan, akan menyiapkan seribu rapid antigen untuk melakukan tracing kepada masyarakat selama PPKM mikro. "Kami tetap menerapkan 3 T yaitu tracing, testing, dan juga treatment," tegas Syaf.

Sementara itu, Polresta Sidoarjo yang diwakili Kasat Binmas AKBP Dodot Dwianto mengatakan, data yang dimiliki polresta ada tiga teratas terbesar berdasarkan pengelompokan berdasarkan data penyebaran Covid-19 yang besar.

Dia menjelaskan, wilayah Kecamatan Sidoarjo (zona oranye) masih menjadi kasus tertinggi dan ada dua desa atau keluarganya di Desa Suko yang teridentifikasi. "Kemudian di Desa Bluru kidul teridentifikasi paling banyak orang positif. Jumlah pasien positif ada 12 orang positif," bebernya.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Waru (zona orange), Desa Pepelegi dan data yang didapat Polresta Sidoarjo lebih banyak di perumahan. "Jumlah pasien positif ada 18 orang positif terdapat 10 orang di salah satu perumahan," pungkas AKBP Dodot Dwianto. (sta/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO