Sabtu, 10 April 2021 21:42

​Mengejutkan, 80% Warga Kota Malang Pernah Terpapar Gejala Covid-19

Sabtu, 13 Februari 2021 11:17 WIB
Editor: mma
​Mengejutkan, 80% Warga Kota Malang Pernah Terpapar Gejala Covid-19
Dr. Eng Fadly Usman, S.T., M.T. (kanan). Foto: ist.

MALANG, BANGSAONLINE.com – Hasil penelitian Dr. Eng Fadly Usman, S.T., M.T., dosen Universitas Brawijaya Malang tentang penyebaran Covid-19 di Kota Malang, Jawa Timur, mengejutkan. “Sebanyak 80% responden mengaku pernah terpapar Covid-19, baik gejala ringan maupun gejala sedang,” kata Dr. Fadly Usman kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (13/2/2021).

Doktor lulusan Universitas Miyazaki Jepang itu melakukan penelitian khusus di Kota Malang. Artinya, semua responden berasal dari Kota Malang dan sekitarnya.

Ia juga menunjukkan temuan bahwa antara bulan Maret hingga Januari 2021, terdapat 48.4% responden pernah mengalami panas tinggi lebih dari 37.5 derajat celcius.

Namun, kata Fadly Usman, untuk responden yang terpapar Covid-19 gejala berat hanya sekitar 6%. Ia kemudian menjelaskan kriteria gejala berat. ”Seperti sulit bernapas atau hilang kemampuan bergerak. Ini dialami oleh sekitar 6% responden,” tutur Fadly Usman yang juga alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopermber (ITS) Surabaya.

BACA JUGA : 

Inilah Kisah Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia yang Diisukan Penari Telanjang

Mau Dirikan 17.000 PAC Pergunu, Ini Obsesi Besar Kiai Asep: Kader NU Jangan Jadi Penonton

​Gubernur Khofifah Berharap Gedung Latkop UKM Jatim Jadi Center of Excellence Koperasi dan UMKM

Soal Tripsin Babi pada Vaksin AstraZeneca, Kiai Afif Sebut dalam Fiqh ada Istihalah, Apa Maksudnya?

Namun, kata Fadly Usman, untuk responden yang terpapar Covid-19 gejala berat hanya sekitar 6%. Ia kemudian menjelaskan kriteria gejala berat. ”Seperti sulit bernapas atau hilang kemampuan bergerak. Ini dialami oleh sekitar 6% responden,” tutur Fadly Usman yang juga alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopermber (ITS) Surabaya.

Lalu apa langkah mereka ketika tahu terjangkit gejala Covid-19? Fadly Usman justru prihatin ”Konyolnya, saat terjadi gejala, hanya sekitar 5.9% melakukan rapid test, dan 2.4% saja yang melalakukan tes PCR atau swab antigen,” kata Fadly Usman yang juga Wakil Rektor Institut Pesantren KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto Jawa Timur itu.

Bagaimana dengan pelaksanaan protokol kesehatan? Menurut Fadly, lebih dari 50% sering mencuci tangan. Akan tetapi masih ada sekitar 2.1% responden yang sangat jarang mencuci tangan.

“Terdapat lebih 11% responden yang tergolong jarang menggunakan masker, sedangkan untuk jaga jarak saat berada di kerumunan, hampir 20% responden abai dengan himbauan tersebut,” tutur Fadly Usman.

Fadly Usman menjelaskan bahwa asupan gizi dan konsumsi makanan herbal tradisional menjadi pilihan terbanyak bagi responden. “Begitu pula dengan pilihan untuk selalu berdo’a dan memohon pada yang Maha Kuasa,” kata Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu panjang lebar.

Untuk segmen terkait PSBB, menurut Fadly Usman, sebanyak 41.5% melakukan aktivitas di luar rumah walau pun hanya kadang-kadang. Ayah (43.3%) dan Ibu (20.4%) memiliki intensitas keluar rumah cukup sering, dengan kegiatan utama seperti bekerja di kantor, sekolah, kuliah, atau berbelanja.

“Yang lebih mengejutkan adalah pusat kegiatan yang sering dikunjungi adalah minimarket yaitu sebesar 40.5% dan selebihnya ke kantor, ke pasar, dan juga ke sekolah. Untuk moda transportasi yang paling sering digunakan adalah kendaraan pribadi dan grab car (kendaraan roda 4 yang dipesan secara online), sedangkan pesawat terbang hanya digunakan oleh 3.5% responden,” tuturnya.

Lalu berapa responden yang dlibatkan dalam penelitian ini? Menurut Fadly usman, sebaran kuisioner sebanyak 3.150 responden. Tapi yang dipakai hanya 2.890 responden. “Jadi, jumlah responden 2.890 orang. Terdiri dari 1.420 pria dan 1.470 wanita dengan usia antara 16-50 tahun,” jelas Fadly Usman sembari menegaskan bahwa margin of erros mencapai 10 %.

Namun Fadly Usman mengingatkan bahwa penelitian ini ia lakukan lewat online. “Harus digaris bawahi bahwa hasil ini merupakan asumsi berdasarkan pengumpulan data yang diambil secara online,” katanya.

Fadly Usman menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan lewat google form. “Kami melakukan beberapa penelitian dengan menggunakan jejaring online dalam hal ini google form, yang kemudian disebar luaskan melalui media sosial untuk mengetahui perilaku masyarakat terkait pelaksanaan PSBB pada awal pandemic ini terjadi, yaitu sekitar bulan Maret sampai dengan bulan Januari 2021,” tuturnya.

Kota Malang terdiri dari 5 kecamatan dan 57 kelurahan. Pada tahun 2020, jumlah penduduknya mencapai 874.890 jiwa dengan luas wilayah 145.28 km² dan sebaran penduduk 6.022 jiwa/km².

Fadly Usman berharap masyarakat lebih ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. Terutama untuk 3 M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (tim) 

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...