Minggu, 09 Mei 2021 20:13

Satu Keluarga di Jombang Bisnis Sabu, Barang Dipasok dari Lapas Sidoarjo

Selasa, 23 Februari 2021 13:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Satu Keluarga di Jombang Bisnis Sabu, Barang Dipasok dari Lapas Sidoarjo
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho (kanan) saat menunjukkan barang bukti. (foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Beberapa hari lalu, anggota Reskoba Polres Jombang menangkap satu keluarga asal Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung yang menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti senilai Rp1 miliar.

Satu keluarga tersebut terdiri dari anak dan menantu berikut kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya, yakni Joko Hariyanto (46) dan Anik Wijayanti (40). Sedangkan anak dan menantunya, yaitu Valupi Widiawati (22) dan Eko Faris Hadryanto (25).

Saat dilakukan penyidikan oleh petugas terkait kasus yang melibatkan satu keluarga ini, dugaan sementara sabu dan obat keras berbahaya (okerbaya) ini dipasok dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sidoarjo.

"Hasil pendalaman kami, narkoba yang dipasok untuk satu keluarga ini berasal dari Lapas Sidoarjo," kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat konferensi pers di Mapolres Jombang, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA : 

Hari Pertama Penyekatan di Jombang, Belasan Kendaraan Pemudik Terpaksa Putar Balik

Jelang Lebaran, Forkopimda Jombang Sidak Pasar Tradisional

​Polres Jombang Tangkap Tiga Orang Pembuat Petasan, Satu Residivis

Kelabui Petugas, Pengedar Sabu di Kota Blitar Sembunyikan BB di Dalam Mouse Komputer

Dijelaskan, bisnis haram yang dilakukan keluarga tersebut berjalan sekitar dua bulan. Mereka sangat kompak, Joko dan Anik mengonsumi sabu tersebut, sedangkan anak dan menantunya berperan mengedarkan narkoba.

"Penangkapan dilakukan secara berantai. Yang pertama ditangkap adalah Joko dan Anik. Kemudian mengembang ke anak dan menantunya. Empat orang ini langsung digelandang ke Polres Jombang. Mereka tidak bisa berkutik, karena petugas juga menemukan berbagai barang bukti senilai Rp1 miliar," terang Agung.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari tangan tersangka, yakni sabu-sabu sebanyak 408,93 gram yang disimpan dalam kaleng biscuit. Selain itu, juga disita 128.000 butir okerbaya jenis pil berlogo ‘Y’ yang dikemas dalam 128 botol plastik masing-masing 1.000 butir per botol.

"Atas perbuatannya mereka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkas Kapolres Jombang. (aan/zar)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...