Senin, 19 April 2021 16:27

Hari Ini, Kota Kediri Masuki Tahap II Vaksinasi Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 15:34 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Hari Ini, Kota Kediri Masuki Tahap II Vaksinasi Covid-19
Peserta vaksinasi saat menjalani pemeriksaan awal sebelum divaksin. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Vaksinasi tahap I yang dilakukan oleh Wali Kota Kediri, forkopimda, tenaga kesehatan, dan tokoh agama telah sukses dan selesai dengan baik. Kali ini, giliran pekerja publik yang mendapatkan vaksinasi di tahap II.

Pagi tadi, Kamis (25/2/2021), tiga Kecamatan di Kota Kediri secara serentak melakukan vaksinasi Covid-19 pada seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan. Dimulai sejak pukul 9 pagi, para peserta vaksinasi sudah terlihat mengantre di tempat yang disediakan.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Kediri Yuni Ulfiah menjelaskan bahwa sebelum menerima vaksinasi, para peserta harus melewati beberapa proses yang sama seperti pada tahap I.

Proses itu, yakni proses pendaftaran dan verifikasi data. Jika data sudah sesuai, para calon penerima vaksin akan melakukan pengecekan kesehatan dan mendapatkan 16 pertanyaan. "Tahap pengecekan atau screening merupakan penentu apakah dapat menerima vaksin atau tidak," jelas Yuni.

BACA JUGA : 

Bangkitkan Potensi Lokal, Pemkot Kediri Gelar Lomba Foto Cerita KIM

Pastikan Home Care Peduli Berjalan dengan Baik, Wali Kota Kediri Datangi RSUD Gambiran

Pastikan Layak Makan, Pemkot Kediri Gelar Sidak Takjil di Pusat Keramaian

Pemkot Kediri Salurkan Bantuan Paket Sembako Isolasi Mandiri di 8 Kelurahan

Yuni juga menjelaskan bahwa ada sedikit perubahan pada 16 indikator pertanyaan bagi para peserta vaksinasi. Jika pada tahap I, ibu menyusui tidak boleh menerima vaksin, pada tahap II ini boleh.

Selain itu, jika pada tahap I tekanan batas hipertensi yang diperbolehkan 140/90, pada tahap II batas hipertensi yang diperbolehkan 180/110. Bahkan pada tahap I diabet hba1c harus 111, sedangkan pada tahap II ini asalkan tidak ada gejala akut boleh mengikuti vaksinasi.

Setelah berhasil melalui proses tersebut, para penerima vaksin siap diinjeksikan vaksinasi, dan dilanjutkan dengan observasi selama 30 menit dan pemberian sertifikat. Observasi itu bertujuan untuk memantau reaksi pascavaksinasi.

Yuni menambahkan bahwa vaksinasi ini aman dan halal, jadi masyarakat tidak perlu takut. "Pada tahap I kemarin, saya juga menerima vaksinasi. Memang vaksinasi ini aman dan halal, serta tidak memiliki efek samping," pungkas Yuni. (uji/zar)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...