Sabtu, 17 April 2021 18:04

Tipu Perusahaannya Sendiri Hingga Ratusan Juta, Pria ini Meringkuk di Mapolsek Krian

Minggu, 28 Februari 2021 22:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy Herlambang
Tipu Perusahaannya Sendiri Hingga Ratusan Juta, Pria ini Meringkuk di Mapolsek Krian
Tersangka Agus Eko Cahyono saat diamankan di Mapolsek Krian.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Perbuatan melawan hukum berupa penipuan dan penggelapan yang dilakukan Achmad Agus Eko Cahyono (33), akhirnya harus terhenti dan berakhir di jeruji besi Mapolsek Krian.

Pasalnya, seorang karyawan bagian pemasaran distributor makanan PT Fastrata Buana yang berlokasi di Jl. Raya Bypass Krian KM 24, Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo itu nekat menggelapkan uang perusahaan tempat ia bekerja.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason menyebutkan, penggelapan yang dilakukan oleh pria asal Dusun Krajan Utara RT 03 RW 05, Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Anom, Kab. Nganjuk tersebut dilakukan secara berturut-turut mulai 7 Juli 2020 sampai 18 Juli 2020. Adapun modusnya adalah dengan menggunakan nota faktur penjualan fiktif, yakni dengan mengajukan order pemesanan atas nama toko.

"Pelaku mengajukan order fiktif atas nama beberapa toko," kata Kompol Mukhlason, Minggu (28/02/21).

BACA JUGA : 

Maling Motor di Sidoarjo Nyaris Tewas Jadi Bulan-bulanan Massa

Peduli Kelestarian Satwa, Bandell Lighting Jadi Orang Tua Asuh Buaya KBS

Ngaku Dokter, Pemuda Asal Gresik Tiduri Seorang Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo dan Peras Uangnya

Makam Gadis Cantik di Sidoarjo Dibongkar Polisi, Ini Cerita Ibu yang Memilukan Kematian Anaknya

Jumlah orderan tersangka ini, lanjut Mukhlason, tiap hari mengalir dan bisa dikatakan tak wajar. Tapi, perusahaan tak menaruh curiga dengan orderan tersangka yang banyak itu. Pihak gudang dengan semangatnya mengeluarkan barang sesuai dengan orderan tersangka itu.

"Orderan tersangka ini luar biasa banyak dibandingkan dengan yang lain," terangnya.

Namun saat jatuh tempo penagihan, pihak perusahaan mendapati bahwa toko dalam faktur penjualan tidak pernah memesan barang dan hal tersebut dilakukan tidak hanya satu toko.

"Terbongkarnya perkara ini ketika jatuh tempo pembayaran, ternyata toko dalam nota order itu tak pernah mengorder," ungkapnya.

Atas kejadian itu, perusahaan mengalami kerugian hingga total Rp 279.599.493. Pihak perusahaan pun langsung melaporkan pelaku ke Mapolsek Krian. Dan Unit Reskrim Polsek Krian pun langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Eko.

"Tersangka kita jerat pasal 372 dan 378 tentang penipuan dan penggelapan dalam jabatan," pungkasnya. (cat/ian)

​Mengenang Masa Lalu, Ngabuburit Sambil Bermain Meriam Bambu
Jumat, 16 April 2021 22:03 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, atau ngabuburit.Salah satunya seperti yang dilakukan bocah di Kota Pasuruan, Jawa Timur. mereka bermain meriam bambu di tanah lapang.Sepert...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 17 April 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Setelah banyak mendapat dukungan dari para tokoh, dokter, dan bahkan jenderal, tampaknya uji fase II Vaksin Nusantara akan lanjut. Tentu di luar BPOM.Apa itu Ilegal? Nah, silakan ikuti tulisan Dahlan Iskan di Disway d...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 17 April 2021 11:15 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...