Purwanto, warga Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, menjelaskan penyegelan itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena PT Jasa Tirta tidak pernah memperhatikan warga sekitar.
"Termasuk masalah lelang besi tua yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tapi tiba-tiba muncul pemenang lelang dari Solo, Jawa Tengah," kata Purwanto usai menyegel pintu, Senin (1/3).
Menurut Purwanto, PT. Jasa Tirta seharusnya mengajak warga Desa Minggiran berembuk dalam pelelangan barang-barang bekas berupa besi tua senilai hampir Rp. 2,5 miliar tersebut. Pasalnya, PT. Jasa Tirta berdiri di Desa Minggiran.
Sementara atas aksi penyegelan tersebut, petugas Polsek Papar mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan.










