Pelaku saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo. (foto: ist)
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - MK (25), Warga Desa Pacuh RT 9 RW. 4, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik yang mengaku sebagai dokter spesialis bedah, memeras ibu rumah tangga berinisial LM (27), Warga Buduran, Sidoarjo.
Berawal dari kenalan lewat medsos, kemudian MK berjanji akan menikahi LM lalu diajak berhubungan intim di salah satu hotel di Sidoarjo.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
- Polresta Sidoarjo Amankan Truk Gandeng yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Buduran
- PNS Asal Taman Sidoarjo Meninggal Mendadak Usai Isi BBM di SPBU Kalijaten
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol M. Wahyudin Latif menceritakan perkara asusila serta pemerasan yang berhasil diungkap Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo tersebut. Awal kejadian itu bermula saat keduanya berkenalan lewat Facebook. Korban LM mengenal pelaku setahun yang lalu.
"Sudah kenal lewat Facebook setahun yang lalu, kemudian nyambung lagi, seminggu sebelum kejadian," kata Wahyudi melalui telepon selulernya, Senin (5/4/2021).
Pada seminggu sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban kembali melalui Facebook dan bertukar nomor WhatsApp (WA). Saat bertukar nomor WhatsApp, pelaku MK menyanggupi akan memberi uang jika ketemu dan juga janji akan menikahi korban. Tak hanya itu, pelaku juga mengaku sebagai dokter.
"Pelaku juga ngaku sebagai dokter, padahal korban ini sudah berkeluarga," tambah Wahyudin.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




