Kamis, 15 April 2021 03:30

Usai Dilaporkan, Pembangunan Sejumlah Proyek di Desa Sukorejo Dikebut

Rabu, 07 April 2021 22:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Bambang Dwi Julianto
Usai Dilaporkan, Pembangunan Sejumlah Proyek di Desa Sukorejo Dikebut

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Pembangunan sejumlah proyek fisik di Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk mulai dikebut. Di antaranya gedung PAUD dan saluran irigasi.

Ini setelah adanya laporan dua warga Sukorejo, yakni Tri Maryono dan Tarmuji, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, perihal dugaan korupsi Dana Desa (DD) Sukorejo.

Laporan itu karena warga geram dengan banyaknya pembangunan yang tidak tuntas, mulai tahun anggaran 2019 dan 2020. Warga meminta pembangunan fisik yang sudah dianggarkan pada tahun 2019 dan 2020 segera diselesaikan.

Terkait hal ini, Kades Sukorejo, Andri Setyo Purwantoro, saat dikonfirmasi mengakui bahwa pembangunan dua proyek tersebut sempat tertunda, disebabkan adanya pergantian Pengelola Keuangan (PK) Desa.

BACA JUGA : 

Diduga Lakukan Pelanggaran, Kades Sukorejo Nganjuk Dilaporkan Warganya ke Kejari

Tim Densus 88 Polri Tangkap Satu Terduga Teroris di Rejoso Nganjuk

Pantau Pemudik Lewat Nganjuk, Dishub Siapkan CCTV

Bangun Taman dan Akses Masuk, Stikes Nganjuk Diduga Serobot Lahan Pemkab

Terkait hal ini, Kades Sukorejo, Andri Setyo Purwantoro, saat dikonfirmasi mengakui bahwa pembangunan dua proyek tersebut sempat tertunda, disebabkan adanya pergantian Pengelola Keuangan (PK) Desa.

"Saya pribadi selaku pengguna anggaran sudah menyerahkan ke PK, dan saat ini sudah dilakukan pengerjaannya," kata Andri melalui sambungan telepon.

Sementara Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk Ir. Fajar Judiono membenarkan sudah menerima laporan atas permasalahan DD di Desa Sukorejo. Ia mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dilakukan pendalaman oleh Kejari. Meski demikian, pihaknya juga tetap melakukan monitoring.

"Saya sudah melakukan audit dan ada yang harus dilakukan pihak desa, yaitu meyempurnakan pekerjaan tersebut," kata Fajar kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (07/04).

Di sisi lain, Pengamat Hukum Dr. W. P. Djatmiko, S.H., M.Hum. mengapresiasi laporan yang dilakukan warga sebagai pencegahan tindak pidana korupsi. Menurutnya, tujuan utama dalam pencegahan korupsi ada dua. Pertama, yaitu tujuan sosial filosofis menyelamatkan uang negara dan bukan untuk memidanakan orang.

"Saya sampaikan tujuan filosofis ini supaya dipahami agar tidak ada korupsi dan tidak terjadi kerugian negara," kata Djatmiko.

Sedangkan tujuan yang kedua makna sosial ideologis, yaitu untuk kesejahteraan sosial masyarakat. "Jadi apa yang telah dilaporkan masyarakat itu juga bagus. Saya bilang bagus agar apa yang diharapkan dalam kesejahteraan masyarakat tercapai," jelasnya.

"Upaya yang sangat bagus yaitu melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda, tapi bagaimana mengaplikasikan apakah sudah sesuai dengan penggunaan Dana Desa (DD). Saya yakin itu nanti juga menjadi pertimbangan penegak hukum, atas upaya yang sudah dilakukan kepala desa," pungkas Djatmiko.

Untuk diketahui, ada 19 titik lokasi pembangunan di Desa Sukorejo yang saat ini sudah kembali dikerjakan. Dari jumlah itu, ada yang baru saja selesai dan ada yang masih dikerjakan. (bam/rev)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...