Kamis, 13 Mei 2021 09:05

Geliat Wisata Gunung Kelud, Tukang Ojek yang Selama Setahun Nganggur Kini Bisa Tersenyum Kembali

Sabtu, 10 April 2021 22:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Geliat Wisata Gunung Kelud, Tukang Ojek yang Selama Setahun Nganggur Kini Bisa Tersenyum Kembali
Pengunjung yang mengaku dari Jakarta saat ber-selfie di kawah Gunung Kelud. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bagio (50), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, kini boleh tersenyum bahagia. Ia bersama 175 orang kawannya sesama tukang ojek di kawasan Wisata Gunung Kelud, mulai hari Sabtu (10/4) ini, bisa mengangkut pengunjung lagi, setelah setahun puasa alias nganggur karena penutupan wisata akibat pandemi Covid-19.

Memang, untuk pengunjung yang ingin ke kawah Gunung Kelud, harus memarkir kendaraannya di tempat parkir yang telah disediakan. Agar bisa sampai ke kawah yang jaraknya sekitar 4 km dari tempat parkir, pengunjung harus menggunakan jasa ojek dengan biaya Rp. 50.000,- untuk pulang pergi.

Bagio adalah Pengurus Paguyuban Ojek Satrio Kelud, yang membawahi 175 orang anggota. Selama pandemi Covid-19 ini, mereka nganggur karena kawasan Wisata Gunung Kelud ditutup total dari pengunjung.

"Selama tidak ada pekerjaan ngojek, beberapa dari kami ada yang jadi petani, ada yang menjadi kuli. Itu pun tidak semua pengojek yang bisa bekerja karena terbatasnya lapangan pekerjaan," kata Bagio, saat ditemui di sela-sela melayani pengunjung yang akan menggunakan jasanya untuk naik ke kawah, Sabtu (10/4).

BACA JUGA : 

Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian

Bahas Kerja Sama Sektor Wisata, Bupati Kediri dan Bupati Trenggalek Bakal Siapkan Diskon

Terus Perjuangkan Raperda Pengelolaan dan Perlindungan Sumber Air, ARPL Temui Kadisparbud

Bagi Warga Kota Kediri, Pasang Baru Instalasi PDAM Cukup Rp 350 Ribu, Ini Promo Ramadan

Menurut Bagio, dengan membayar Rp 50 ribu itu, pengunjung akan diantar sampai ke bibir kawah. Pengunjung yang menyewa ojek akan ditunggu sampai pengunjung puas menikmati keindahan alam di kawah Gunung Kelud.

Kebahagiaan tidak hanya milik tukang ojek saja. Para pedagang makanan dan minuman juga tampak senang dengan dibukanya Wisata Gunung Kelud ini, meski masih dalam masa uji coba. Sama dengan para tukang ojek, para pedagang ini juga sudah setahun lebih harus 'nganggur' seiring dengan ditutupnya Wisata Gunung Kelud.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo mengatakan, bahwa uji coba dibukanya Wisata Gunung Kelud ini atas perintah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Sebelumnya dibuka, bupati sudah mengecek sendiri ke Gunung Kelud.

"Kami datang ke Gunung Kelud ini didampingi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri untuk memastikan bahwa semua yang terlibat di kawasan Wisata Gunung Kelud ini sudah menjalankan protokol kesehatan," kata Adi Suwignyo didampingi oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi.

Menurut Adi, uji coba ini nantinya akan dievaluasi terus menerus sampai waktu yang belum ditentukan. Selain Gunung Kelud, uji coba juga diberlakukan untuk kawasan Wisata Air Terjun Besuki di Kecamatan Mojo dan kawasan Wisata Sumber Podang di Kecamatan Semen.

"Sementara baru tiga tempat wisata alam itu yang diuji coba dibuka. Untuk yang lain masih dalam pengkajian oleh Tim dan Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri," pungkas Adi Suwignyo. (uji/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...