Kamis, 13 Mei 2021 12:13

Gempa Bumi di Malang, Kiai Asep Ajak Para Kiai Muhasabah dengan Ayat Ini

Selasa, 13 April 2021 19:47 WIB
Editor: MMA
Gempa Bumi di Malang, Kiai Asep Ajak Para Kiai Muhasabah dengan Ayat Ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau korban gempa di Malang, Minggu (11/4/2021). foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gempa bumi yang menimpa warga Malang dan beberapa daerah lain di Jawa Timur ternyata menimbulkan kerusakan cukup parah. Ribuan rumah roboh dan hancur. Bahkan di Malang saja korban meninggal mencapai 8 orang. Belum lagi di daerah lain seperti Lumajang, Blitar, Tulungagung, dan lainnya.

Menanggapi hal ini, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., mengingatkan bahwa kita harus muhasabah. “Ini peringatan dari Allah SWT. Kita – terutama ulama atau kiai – harus muhasabah, harus introspeksi,” tegas Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (13/4/2021).

“Belum lama kilang minyak Pertamina Balongan terbakar, sekarang ada gempa bumi. Ternyata korban rumah rusak banyak, ribuan. Saya tahu setelah mendapat laporan dari tim ASC Foundation,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu.

ASC Foundation adalah Asep Saifuddin Chalim Foundation yang dirikan Kiai Asep Saifuddin Chalim. ASC Foundation punya misi hanya memberi untuk berbagi, tapi tidak mau menerima sumbangan. Kini ASC Foundation ini juga ikut membantu korban gempa.

BACA JUGA : 

Pindah ke Surabaya, Kiai Asep Bagikan Bingkisan pada Janda, Veteran, dan Warga Siwalankerto

11 Kepala Desa Angkut 11.000 Paket Sedekah Kiai Asep untuk Puluhan Ribu Warganya

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Ajak Konglomerat Peduli, Kiai Asep Salurkan Zakat 51 Ton Beras kepada Masyarakat Mojokerto

Kiai Asep lalu menyitir al-Quran surat al-A’raf ayat 96 yang artinya, “Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang mereka kerjakan”.

Bertolak dari ayat ini, Kiai Asep lalu mengira-ngira. Jangan-jangan Allah SWT murka terkait Vaksin AstraZeneca. Yang seharusnya diharamkan tapi dihalalkan oleh beberapa kiai. Padahal vaksin itu masuk ke tubuh orang-orang Islam.

(Wilayah Blitar Raya yang meliputi Kabupaten dan Kota Blitar melaporkan 369 bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6.1 SR yang terjadi di Malang, Sabtu (10/4/2021). foto: ist)

Karena itu Kiai Asep minta masyarakat – terutama para kiai - banyak istighfar. “Tapi istighfar itu tak cukup diucapkan. Kalau hanya diucapkan sama dengan mempermainkan Allah,” kata Kiai Asep.

Menurut Kiai Asep, ada tiga syarat istighfar. “Pertama, mencabut kebiasaan-kebiasaan itu. Kalau kita mencabut insyaallah murka Allah reda,” papar Kiai Asep. “Kedua, menyesal. Dan ketiga berjanji tidak akan mengulangi lagi,” tambah Kiai Asep.

Kiai Asep sendiri akan segera mengundang para kiai untuk istighatsah. “Mungkin malam Jumat ini,” kata Kiai Asep. “Kita berdoa untuk keselamatan bangsa, terutama Jawa Timur,” jelasnya.

Sebelumnya Kiai Asep memang sudah mengingatkan ketika terjadi kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan Jawa Barat.

(Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., saat silaturahim ke TGH Turmudzi Badaruddin di Nusa Tenggara barat (NTB). foto: MMA/ BANGSAONLINE.COM) 

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. minta para ulama dan kiai merenung atas beberapa musibah yang menimpa Indonesia beberapa hari terakhir ini. Di antaranya terbakarnya kilang minyak milik Pertamina di Balongan Indramayu Jawa barat, Senin (29/3/2021) dini hari. Padahal kilang minyak ini baru beroperasi sejak 1994 dan salah satu kilang minyak terbesar di Asia Tenggara.

“Negara mengalalami kerugian sangat besar,” kata pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu, Rabu (31/3/2021). Belum lagi soal kasus teror yang masih terjadi di Indonesia.

Karena itu, Kiai Asep minta para ulama dan kiai tafakur atas beberapa musibah yang menimpa negeri ini. Sebab hanya ulama yang paham dan punya otoritas tentang agama. “Addinun nashihah. Agama itu nasihat. Kalau diikuti akan baik. Tapi kalau tidak diikuti akan tidak baik. Bahkan bisa ada malapetaka,” tegas Kiai Asep.

Menurut Kiai Asep, ulama harus obyektf. “Ulama harus memberikan masukan yang baik dan obyektif serta jujur kepada pemerintah,” kata Kiai Asep. “Jangan karena ada kepentingan lalu jadi tukang stempel pemerintah,” tambah Kiai Asep yang dikenal sebagai pendukung berat Presiden Joko Widodo. (mma)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...